Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 November 2017

Waktu Kamu Gak Punya Uang, "Keluargalah" yang Akan Pertama Menindasmu!

Waktu Kamu Gak Punya Uang, "Keluargalah" yang Akan Pertama Menindasmu! Ngenes, Tapi Inilah Kenyataan Hidup!

Keluarga, kata ini bisa dibilang sangat menarik. Waktu miskin menindasmu, membulimu, waktu kamu kaya malah sirik, benci kamu, menjauhi kamu, biasanya itu bukan teman!
Kebanyakan orang waktu dia jatuh dan tidak punya apa-apa, yang pertama kali menindasmu itulah keluargamu. Orang yang tidak pernah miskin mungkin tidak akan pernah mengerti, tapi asalkan kamu pernah miskin sekali saja, kamu akan langsung mengerti hati manusia yang sebenarnya.
Saat kamu jatuh terpuruk, keluarga sampai yang terdekat sekalipun, tidak hanya tidak membantumu, malah akan melecehkanmu, inilah kenyataan kehidupan sosial di jaman sekarang. 「Cuman bisa mengandalkan diri sendiri」 sepertinya kalimat ini memang sangat benar. Saat semuanya baik-baik saja, semua orang pasti akan berkata, kita ini keluarga. Tapi saat semuanya sudah tidak ada lagi, semuanya akan bersembunyi jauh, bahkan nada bicara dan sorot matanya padamu juga tidak sama lagi seperti dulu. Hal ini jelas membuat hati ini dingin, tapi sobat, jangan terlalu berharap pada orang lain, andalkanlah diri sendiri!

Kamu boleh tinggal di rumah kecil, makan seadanya, pakai baju seadanya, tapi kamu tidak boleh sampai tidak punya uang sama sekali! Kalau kamu tidak punya uang sama sekali, semua orang akan langsung menginjakmu! Asal kamu punya yang, kalau kamu pakai baju seadanya, orang bilang kamu sederhana, makan seadanya, orang bilang kamu sehat!

Tapi kalau kamu miskin, jangan harap cari teman, bahkan keluargapun juga tidak bisa dicari!

10 tahun lalu, setiap orang di sekitarmu akan memandangmu berdasarkan 「penghasilan orang tuamu」, 10 tahun kemudian semua orang di sekitarmu akan memandangmu berdasarkan 「penghasilanmu untuk istri dan anakmu.」 Ini adalah manusia…
Memang ngenes, tapi inilah kenyataan sekarang ini, tak peduli saudara atau keluarga, semua pasti akan memandangmu dan mempedulikanmu berdasarkan semua yang kamu miliki.

Waktu kamu punya uang, kata-katamu akan didengar orang. Di dalam kehidupan sosial, kalau kamu punya uang, semua yang kamu lakukan jadi masuk akal, kalau kamu tidak punya uang, semua kata-katamu itu hanya angin lalu.

Intinya, dalam hidup ini, segala pencapaianmulah yang akan dilihat orang, kalau pencapaianmu tidak cukup tinggi, semua orang tidak akan memandangmu, malah akan menindasmu. Dari segala keterbatasanmu, orang lain akan menertawakanmu.
Hidup ini tidak sempurna, namun sebuah perjalanan menuju hari depan yang lebih baik, penilaian orang lain terhadap dirimu selamanya hanya berdasarkan apa yang kamu capai.
Tapi sobat sekalian, tak peduli bagaimanapun, carilah selalu kebahagian dari segala hal yang kamu lakukan di dalam hidup ini, mungkin hidupmju tidak sempurna, namun kamu tetap bisa merasakan kebahagiaan!

Kadangkala, jangan terlalu menganggap apa pandangan orang lain, kalau kamu bisa menjalani hidupmu dengan baik, selalu berserah pada Yang Maha Kuasa, jangan pernah bersandar pada pandangan orang lain sobat, kamu bisa-bisa akan selalu kecewa!
READ MORE - Waktu Kamu Gak Punya Uang, "Keluargalah" yang Akan Pertama Menindasmu!

Minggu, 20 November 2011

Zina Dalam Label Pacaran

Zina Dalam Label "Pacaran"

Sedih dan mengenaskan dua kata yang saya pilih saat saya bertemu dengan seorang sahabat yang ternyata hamil diluarnikah, oleh seorang kekasihnya yang tidak bertanggung jawab, seperti sebuah tayangan di sinetron ditelevisi, sudah menjadi sebuah kisah nyata yang ada pada masyarakat, hal ini adalah salah satu hasil Televisi dan tayangan media lain dalam merusak budaya yang ada pada masyarkat.

Saat ini cinta yang identik dengan pacaran adalah hal yang lumrah, hal ini dapat di lihat dalam beberpaa sinetron di televisi, bahkan anak SD pun sudah ditayangkan dalam hal pacara/percintaan. Apa yang dilakukan oleh orang yang berpacaran? secara kasat mata orang itu akan berpegangan tangan, lalu apa sih pacaran itu Pacaran diidentifikasikan sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis. Apabila kita lihat secara sepintas dari definisi diatas mungkin dapat disimpulkan bahwa pacaran itu merupakan suatu yang wajar dilakukan dikalangan kita saat ini.

Terlepas dari tujuan Awal mungkin tujuan dari pacaran adalah untuk saling mengenal,untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, tapi pada tingkatan tertentu pacaran bisa jadi sebagai pelampiasan hawa nafsu bagi dua insan yang berbeda jenis. coba telaah dari beberapa kasus pacaran berapa persen yang memang pengenalan menuju pernikahan? jawabannya adalah sangat sedikit sekali, apakah benar yang sudah pacaran lama akan jadi dan menikah? jawabanya adalah tidak.Ketika kita pacaran, resiko yang kita dapat adalah patah hati, sakit hati, dan kita mendekati zina (bagaimana tidak kalau pacaran kemungkinan besar kita akan berpegangan tangan, Berciuman, atau bahkan melakukan zina/Bersetubuh)

fenomena hamil di luar nikah begitu marak, dan masyarakat pun sudah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang biasa. Di mana-mana ada pemilu (pengantin hamil dahulu). Ironisnya, maksiat ini banyak dilakukan umat Islam, padahal Islam mengajarkan umatnya agar jangan mendekati zina... tapi kenapa hal ini bisa terjadi karena masyarakat tidak menjalankan islam secara menyeluruh, dan hasilnya Zina dan pacaran menjadi hal yang wajar dan biasa di mata umat islam dan penduduk indonesia pada umumnya.

Inilah dampak kebebasan yang begitu diagung-agungkan, begitu banyak Media Televisi,Majalah,Koran,DVD, FIlm, Internet yang menayangakan informasi yang salah, dan ini salah satu dampak kehancuran budaya bangsa akibat tayangan TV yang tidak bermoral. hal ini dapat kita lihat dari perubahan pandangan di masyarakat terjadi Perubahan nilai atau cara pandang terhadap pergaulan antar lawan jenis pun berubah. Kalau dulu, pacaran atau bermesraan di depan umum dianggap tabu, kini hal itu dianggap biasa. Jangankan bersentuhan atau sekadar berciuman, yang lebih dari itu pun dilakukan, dengan tanpa rasa malu! Naudzubillah mi jalik...

Banyak kasus, karena hubungan pacaran yang terlalu bebas, dua insan yang dimabuk cinta.saat Hawa nafsu telah membius mereka, maka zina terjadi. Allah telah melarang mendekati zina apalagi kita berbuat zina, karena kalau kita telaah secara nalar dan akal, konsekuensi dari berbuat zina adalah sungguh berat dan membuat cemoohan dan siksa batin yang berat.

Bagi seorang gadis yang hamil di luar nikah karena zina, seringkali menyisakan rasa malu yang dalam. Gara-gara hamil di luar nikah, sekolah terpaksa kandas. Dan semua orang tahu, kini ia tidak gadis lagi. Duh, malu ...rasanya! Tambah malu lagi, bila sang pacar tidak mau mengakui atau bertanggung jawab atas perbuatannya. Bila begini jadinya, rasanya, habislah sudah masa depannya. Penyesalan pun selalu datang terlambat. maukah anda atau keluarga kita mengalami hal ini..? pasti tidak mau kan, tapi mengapa kita membiarkan saudara, anak kita mendekati zina?

Tidak kah juga kita fikirkan saat kita berbuat kenikmatan sesaat sebuah konsekuensi lainya, kemarahan dan aib orang tua, rasa malu seorang anak yang ada karena perbuatan zina, jika kelak ia tahu, bahwa ia lahir ke dunia ini disebabkan perbuatan yang memalukan. zina adalah perbuatan yang sepantasnya hanya dilakukan binatang itu.

Normalnya, dalam pernikahan, kehadiran anak dianggap sebagai anugrah yang tak ternilai harganya. Tapi, bila anak terlahir dari hubungan di luar nikah, maka ia pun dianggap sebagai aib. Tak jarang, sebelum ia lahir ke dunia, orangtuanya berusaha menggugurkannya. Setelah lahir pun, seringkali ia hanya dibuang begitu saja, seperti sampah yang tak berharga. dan sebuah dosa lain akan tercipta disini yaitu sebuah pembunuhan sebuah nyawa. Zina dapat menyemai permusuhan dan menyalakan api dendam antara keluarga wanita dengan lelaki yang telah berzina dengannya.

Jika wanita yang berzina hamil dan untuk menutupi aibnya ia mengugurkan kandungannya itu maka dia telah berzina dan juga telah membunuh jiwa yang tidak berdosa . Jika dia ialah seorang wanita yang telah bersuami dan melakukan kecurangan sehingga hamil dan membiarkan anak itu lahir maka dia telah memasukkan orang asing dalam keluarganya dan keluarga suaminya sehingga anak itu mendapat hak warisan mereka tanpa disedari siapa dia sebenarnya. Amat mengerikan, naudzubillah min dzalik.

Terlepas dari sah atau tidaknya pernikahan MBA biasanya tidak akan membawa kebahagiaan yang langgeng dalam rumah tangga. Sebab pernikahan sudah kehilangan makna, tidak sakral lagi. Tak ada 'malam pertama' yang indah nan penuh kejutan. Karena semua dirasakan sebelum menikah. Mungkin, yang ada justru kejenuhan, penyesalan dan keterpaksaan. Zina menghilangkan harga diri pelakunya dan merosakkan masa depannya di samping meninggalkan aib yang berpanjangan bukan sahaja kepada pelakunya malah kepada seluruh keluarganya. Penzina yang berani melakukan maksiat ini dengan terang-terangan lebih buruk daripada mereka yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi.

Jadi masihkah kita mau mendekati zina,atau dengan kata lain "bercinta" kalau konsekuensi logis dari pacaran atau zina bila yang kita dapat adalah sebuah kenikmatan semu? mau kah kita menjaga keluarga kita dari ancaman zina yang membius dan mengancam dari berbagai pihak. Semoga tidak ada lagi perbuatan haram yang memang berakibat buruk bagi kita semua.

"Terbius zina sesaat, Sesal kita selamanya"

Depok 2 juni 2008
Erwin Arianto

READ MORE - Zina Dalam Label Pacaran

Pencegahan Korupsi dengan Menaikan Gaji Aparat, Mungkin Kah?

encegahan Korupsi da

Membaca informasi di media belakangan ini tentang kenaikan gaji dari aparatur negara untuk mencegah korupsi yang terjadi, saya hanya bisa tersenyum. pertanyaan dalam hati benarkah dengan meningkatkan gaji atau tunjangan dari pejabat bisa meredam atau mencegah korupsi?

Dari pengaamatan saya beberapa tahun belakangan ini tingkat korupsi di indonesia semakin meningkat, malah ada yang melibatkan anggota DPR. orang awam bisa menerka berapa gaji yang diterima anggota DPR, pasti angka yang cukup menabjupkan yang bila di kategorikan adalah penghasilan yang cukup tinggi. tapi apa... ternyata tingkat korupsi di DPR adalah yang terparah, malah melibatkan BI segala. jadi benarkah teori mencegah korupsi dengan cara meningkatkan gaji aparatur negara..?

Ditengah gaji yang diperoleh oleh aparatur negara, dan birokrasi bagai mana kinerja meraka, sudah jadi rahasia umum birokrasi bekerja tidak efisien, ketika saya mengurus di keluran, dibanding saya mengurus sesuai prosedur, dibanding dengan memberi "uang tips" proses pengerjaan malah akan lebih cepat jika kita mengasih uang tips. itu baru tingkat kelurahan, coba kita tengok tingkat depeartment, saya pernah bersama bagaian legal dari perusahaan saya mencoba mengurus pendaftaran kartu garansi untuk suatu produk baru, bagian legal menyerahkan "amplop" untuk orang departmetn perdagangan. dengan alasan mempercepat perijinan.

Mengapa setiap pemberantasan korupsi ditingakat aparat selalu dikaitkan dengan gaji yang minim, kenapa...?, coba pikir kalau alasan gaji minim menjadi alasan mengapa mereka mau masuk PNS yang memang mereka ketahui dengan gaji yang standar. kalau mau gaji besar kenapa meraka tidak bekerja atau berusaha saja. malah kita bisa saksikan berapa juta warga indonesia yang berlomba jadi PNS.

kalangan aparat adalah orang yang beruntung, bila terjadi korupsi selalu mengatakan gaji yang kecil, bagaimana dengan rakyat yang pada umumnya yang berpenghasilan UMR, dengan pendapatn minimal, apakah mereka bisa menuntut kenaikan gaji sesuai dengan aparat. samakan status yang dimiliki. coba bandingkan kerja seorang buruh dengan seorang pejabat. seorang buruh harus bekerja dengan keringat dan tenaga yang maksimal untuk mendapat gaji minimal (UMR), sedang pejabat hanya bekerja minimal menuntut gaji yang maksimal. jadi wajarkah?

Kenapa kalau buruh selalu dikaikan dengan daya saing negara, ketika buruh meminta kenaikan UMR, sungguh berat, dan selalu dikaitkan dengan daya saing negera, dan selalu posisi buruh dalam kondisi lemah. Sedangkan ketika aparat meminta kenaikan adalah wajar. dimana keadilan di negeri ini.

Apakah aparat wajar mempunyai gaji yang besar, dan Buruh wajar mendapat gaji UMR?, padahal untuk kebutuhan hidup saja UMR tidak mencukupi, seharusnya yang wajar mendapat kenaikan gaji adalah buruh yang notabene lebih dari separuh dari jumlah penduduk di Indonesia, dibanding segelintir aparat yang rakus dan tamak dengan penghasilan.

Yang harus dibenahi adalah penegakan hukum yang selama ini hanya menghukum kaum yang bergaji UMR dibanding dengan Aparat, kenapa karena aaprat mempunyai kekuasaan, dan Uang untuk membayar penegak hukum. Contoh kasus di depan mata adalah Jaksa Urip. dan beralasan gaji urip yang sebesar Rp 3.5 tidak sesuai dengan tugas yang diberikan. kalau gitu kenapa mau pak jadi jaksa, cari kerja lain aja.

Waduh Rp 3.5 dibilang tidak sesuai, seperti yang kita ketahui, gaji memang sebesar itu, tapi penghasilannya berapa ya, kan ada berbagai macam tunjangan, atau amplop kanan kiri. jadi penghasilannya berapa ya. Gaji tidak sama dengan penghasilan bukan. Tidak percaya, coba deh liahat kehidupan aparat, dan PNS, yang memiliki rumah dan Kendaraan serta fasilitas hidup yang wah, yang terkadang tidak masuk akal dengan gaji yang dimiliki oleh aparat atau PNs. tapi kita tidak boleh buruk sangka kan, barang kali mereka berbisnis, atau malah dapat warisan dari orang tuanya.

Bandingkan dengan kaum UMR, untuk beli rumah selonjor pun sulit (RSS) saja tidak mampu, apakah terdapat keadilan dengan kaum UMR. Jadi wajarkah Jika mereka korupsi dengan alasan gaji yang kurang. silahkan jawab sendiri. hanya berharap keadilan bisa ditegakan di bumi indonesia. para pejabat coba pikirkan kaum UMR ini, jangan memikirkan diri sendiri lah(EA)
READ MORE - Pencegahan Korupsi dengan Menaikan Gaji Aparat, Mungkin Kah?

Belanja Discount Pun Harus Bayar

Belanja Discount Pun Harus Bayar
Belanja memang merupakan hal yang menyenangkan terutama bagi kaum wanita, memang wanita akan mudah tergiur dengan kata yang namanya Discount atau Promosi, padahal banyak barang yang dibeli oleh mereka saat diskount itu kurang bermanfaat bagi kehidupan mereka contoh kita akan membeli sebuah sepatu saat discount padahal koleksi sepatu dirumah pastinya ada lebih dari 2 pasang, lalu kenapa membeli? alasanya pertama karena adanya discount.

suatu yang ironis kita belanja saat discount, alasan yang masuk akal mumpung lagi banjir diskon dan cuci gudang. Hati-hati, rayuan maut diskon bisa membuat Anda lupa pada rencana keuangan. Bisa-bisa malah membuat Anda kehabisan dana untuk tujuan masa depan yang justru lebih penting. Jangan sampai inginnya lebih hemat malah tambah boros.

Banyak dari kita yang mengeluhkan kekurangan di paruh akhir setiap bulannya,karenanya menentukan kemana uang hasil kerja keras sebulan yang Anda hasilkan pergi, menjadi sangat penting dalam mengelola keuangan. Penawaran diskount membuat rasional keungan kita terganggu, bukannya mengatakan bahwa sebaiknya Anda tidak berbelanja pada saat pesta diskon. Berbelanja pada saat diskon adalah ide yang baik, terutama bila Anda mendapatkan apa yang dari awal Anda butuhkan dengan harga yang lebih murah.Hanya saja, pastikan apa yang Anda beli memang dibutuhkan.

Pemborosan terjadi jika Anda mengeluarkan uang lebih dari anggarannya atau mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak ada dalam anggaran. Jadi, tidak peduli apakah Anda belanja saat sale/diskount atau tidak, jika jumlah belanjaan Anda membuat Anda overbudget, maka sale bukan lagi penghematan, tetapi pemborosan.

Satu hal yang perlu kita sadari bahwa belanja murah sama tidak selalu sama dengan belanja hemat Yang harus disadari adalah bahwa setiap kegiatan belanja baik saat diskon maupun tidak diskon sama-sama mengeluarkan uang dari dompet Anda. ingat untuk mendapatkan barang discount atau sale atau cuci gudang anda harus merogoh kocek atau melakukan pengerbanan berupa pengeluaran uang pribadi anda untuk mendapatkan barang-barang tersebut bukan.

Hal yang anda harus ingat adalah apakah discount benar-benar discount atau sale? pernah beberapa kali membeli suatu produk sale di pusat grousir/pasar sualayan besar katanya sih sale tetapi seorang kawan mendapat barang tersebut jauh lebih murah di pasar tradisional, maksud mau memberi tahu barang bagus tapi murah, malah salah ternayta harga barang itu jauh lebih murah ditempat yang berbeda jadi jangan percaya dengan dengan barang yang murah disatu tempat, anda harus membandingkanya. contoh saya beli produk A di pusat belanja Rp 6000 itu setelah di diskoun harga tersebut diskount= Rp. 5600 dipasar tradisional saya mendapat RP 5000, loh kok bisa harga diskount/sale itu lebih mahal.

Hati-hati harga Psikologis, maksudnya apa ketika kita melihat sale/discount kita swalayan/pusat perbelanjaan akan mencantumkan harga psikologis contoh Rp.9900 atau Rp 9990, bagaimana anda membacanya apakah anda membaca Rp 9000-an jika iya anda mendapat penipuan secara psikologis loh kok ditipu, coba amati dengan cermat Rp9900 lebih dekat kemana Rp9000-an atau Rp 10000, kalau dari segi pembulatan ekonomi akan lebih dekat ke Rp 10000, tapi secara psikologis kita akan membacanya Rp 9000-an bukan, jadi anda akan tertipu bukan secara psikologis, dan secara rasional adakah kembali RP 100(untuk Rp9900/ Rp 10(untuk Rp 9990). jawabanya tidak ada atau bahkan anda akan mendapat kembalian permen. hehe, makanya hati-hati, jangan lagi tertipu secara psikologi ya....

Atau adanya discount beli 2 bonus 1, ini juga anda harus hati-hati kenapa hati-hati, saya pernah membeli suatu produk dengan promo beli 2 dapat 1, dengan harga satuan Rp 3100/ satuan, di suatu tempat lain dalam periode yang sama saya mendapat produk yang sama dengan harga Rp 2100/satuan jadi ternyata harganya tidak mendapat diskount/sale loh kok bisa? coba kita berhitung dalam promo beli 2 dapat 1 @Rp 3100/buah jadi dengan rumus matematika berarti kita beli 3 buah barang dengan total harga Rp 6000 bukan (2 x 3000=Rp.6300) sedang di toko lain saya mendapat harga Rp 2100/buah kalau saya beli 3 buah dengan harga tersebut Rp 2100x3= Rp 6300 bukanya hal ini sama saja tidak diskount/sale, wah ketipu lagi.

Hati-hati membaca presentasi Discount, banyak pusat perbelanjaan akan menawarkan discount+discount tapi hati-hati discunt plus diskount tidak sama dengan penjumlahan diskount loh, contoh di suatu pusat perbelanjaan menawarkan diskount 30%+20% hal ini tidak selalu sama dengan diskount 50% loh kok bisa beda, oke begini perhitunganya. Ketika kita mendapat diskount 30%+20% perhitunganya akan seperti ini, misal harga barang Rp 10000, kita mendapat diskount 30%+20% ternyata harga yang kita dapat bukan Rp 5000 (Rp 10000#50%), tapi kita harus membayar Rp5600, loh kok bisa begini perhitungnya pertama kita mendapat discount 30% dari 10000 (Rp 10000*30%)=Rp 7000 lalu kita mendapat discount tambahan sebanyak 20% dari Rp 7000 = Rp 5600, jadi pihak pembari discount memang tidak memberi diskount 50% murni bukan.

Saya juga sedikit memberi belanja saat sale/diskount

Bagaimana menyiasati banjir diskon ini, agar rencana-rencana keuangan kita tidak melenceng, namun tetap bisa menikmati acara berbelanja. Beberapa tip belanja saat sale di bawah ini bisa menjadi semacam rambu-rambu untuk Anda.
# Rencanakan terlebih dahulu barang-barang apa saja yang ingin dibeli . buatlah suatu catatan tertulis, karena bisa memudahkan Anda untuk mengingatnya.. Kemudian cantumkan juga berapa anggaran yang bersedia Anda keluarkan untuk masing-masing barang.
# Jangan bernafsu mengunjungi semua pusat perbelanjaan dan jangan pergi berbelanja sebelum menetapkan tujuan. Pilihlah terlebih dulu tempat dimana akan berbelanja. Dengan membatasi tujuan tempat belanjanya, bisa mengurangi godaan lapar mata juga lebih menghemat waktu Anda.
# Santai saja, tidak perlu sekali lihat langsung beli. Jika punya cukup waktu, Anda bisa melakukan survei harga dahulu antara toko yang satu dengan yang lain. Siapa tahu toko lain lebih murah.
# Jika Anda termasuk orang yang sulit mengendalikan nafsu belanja, maka meninggalkan kartu kredit di rumah saat berburu diskon merupakan tindakan yang bijaksana . Sebagai gantinya Anda bisa membawa uang tunai secukupnya atau membayar dengan kartu debet. Paling tidak Anda terpaksa berbelanja sebatas tersedianya dana tunai saja.

Jangan mengira Anda benar-benar kebal terhadap rayuan diskon, Window shopping di pusat perbelanjaan favorit Anda memang menyenangkan sekali. tapi menjadi lebih pintar dalam belanja akan membuat anda menjadi smart shoper, bukan Saleholic/Discountholic yang berbelanja tanpa strategi yang bagus.. selamat berbelanja.. hati-hati dengan pengeluaran anda, jaga kecukupan kebutuhan anda untuk keuangan keluarga anda.

"Belanja diskon maupun tidak diskon sama-sama mengeluarkan uang dari dompet Anda, Jadilah lebih bijak "

Depok 20 Mei 2009
erwin arianto
READ MORE - Belanja Discount Pun Harus Bayar

Jangan Menyerah

Hidup penuh dengan kesulitan. Bukan pada itu kita menyerah. Karena kuncinya ada pada kemauan kita. Maukah kita untuk berdiri dan mengejar impian kita? pembentukan sifat pribadi pantang menyerah dan tangguh ini adalah berawal dari sifat optimisme yang menyelimuti pola pikir sESEorang.

Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah tidak lain sebutan bagi pribadi yang tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpanya. Pribadinya menganggap sesuatu yang terjadi itu dari segi positifnya.
Menyikapi keadaan seperti saat ini, kita seharusnya tidak menjadi pesimis dan berserah diri. Kita harus optimis dan selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik dalam hidup ini. Sehingga untuk menjadikan pribadi pantang menyerah dan tangguh ini, maka dalam diri kita harus tertanam sikap optimis, berpikir positif, dan percaya diri.

Setiap manusia harus memiliki optimisme dalam menjalani kehidupan ini. Dengan sikap optimis, langkah kita akan tegar menghadapi setiap cobaan dan menatap masa depan penuh dengan keyakinan terhadap Sang Pencipta. Karena garis kehidupan setiap manusia sudah ditentukan-Nya. Tugas kita adalah hanya berusaha, berpikir dan berdoa.

Setelah kita mampu bersikap optimis, lalu pola pikir kita juga harus dibiasakan berpikir secara positif dan percaya diri. Berpikir positif kepada siapa? Pertama, berpikir positif kepada Tuhan. Setiap kejadian, peristiwa dan fenomena kehidupan ini pasti ada sebab musababnya. Tugas kita, hanya berpikir dan membaca. Ada apa dibalik semua itu? Lalu, kita mengambil pelajaran dari kejadian itu dan selanjutnya mengamalkan yang baiknya dalam perilaku keseharian.

Kedua, berpikir positif terhadap diri sendiri. Setiap manusia, dilahirkan sebagai pribadi yang unik. Karena bagaimanapun wajah dan sifat kita mirip dengan orang lain. Tapi, yang jelas ada saja perbedaan antara keduanya.

Sifat dan pribadi unik itu, harus kita jaga. Itu adalah potensi positif, modal dasar untuk mencapai keleluasaan langkah kita . Bagaimana orang lain akan menjunjung kita, kalau diri kita sendiri meremehkan dan tidak �mengangkatnya�.

Selain itu, kita juga harus yakin bahwa kita dilahirkan ke dunia ini sebagai sang juara, the best. Fakta membuktikan, dari berjuta-juta sel sperma yang disemprotkan Bapak kita, tetapi ternyata yang mampu menembus dinding telur Ibu kita dan dibuahi, hanya satu. Itulah kita, �sang juara�. Hal ini, kalau kita sadari akan menjadi sebuah motivasi luar biasa dalam menjalani hidup ini.

Ketiga, berpikir positif pada orang lain. Orang lain itu, manusia biasa sama dengan kita. Dia mempunyai kesalahan dan kekhilafan. Yang tentu hati nuraninya tidak menghendakinya. Pandanglah, orang lain itu dari sisi positifnya saja dan menerima sisi negatifnya sebagai pelajaran bagi kita.

Belajarlah dari seekor burung Garuda. Ia mengajarkan anaknya untuk terbang dari tempat yang tinggi dan menjatuhkannya. Lalu jatuh, diangkat lagi dan seterusnya sampai ia bisa terbang sendiri. Hati Garuda juga bersih, tidak mendendam. Ia kalau waktunya bermain �cakar-cakaran�. Tapi, kalau diluar itu ia akur, damai kembali.

Keempat, berpikir positif pada waktu. Setiap manusia diberi waktu yang sama, dimana pun dia berada. Sebanyak 24 jam sehari atau 86.400 detik sehari. Waktu itu, ingin kita apakan? Kita gunakan untuk tidur seharian, kerja keras, mengeluh, berdemontrasi, bergunjing, santai, menuntut ilmu, menolong orang lain, melamun, ibadah, dan lainnya. Waktu itu tidak akan protes.

Yang jelas, setiap detik hidup kita akan diminta pertanggung jawabannya kelak, di hadapan Allah SWT. Bagi mereka yang biasa mengisi waktunya dengan amal-amalan saleh dan berada dalam keimanan, maka ia akan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Allah berfirman, yang artinya: �Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki ataupun perempuan dalam keadaan beriman, niscaya Kami hidupkan dia dengan kehidupan yang baik dan Kami balasi mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.� (QS. An-Nahl: 97).

Untuk memaksimalkan sikap positif pada diri seseorang, lebih-lebih sebagai pembentuk pribadi yang pantang menyerah, tangguh, �tahan banting�, sabar dan istiqomah pada jalan-Nya. Tentu perlu dibagun pula dengan kebiasaan positif.
Permasalahan yang sangat kompleks sekalipun yang sedang dihadapi pasti memiliki jalan keluar. Kunci utamanya adalah kita hanya harus open mind, membuka dan melebarkan pemikiran kita. Ketika dalam sebuah permasalahan ternyata logika tidak dapat bekerja, gunakanlah lateral thinking yang dimiliki. Oleh sebab itu tidak ada kata menyerah dan putus asa sehingga kesuksesan bisa kita raih, positif thinking dan positif thinking... Rahasia untuk sukses adalah bagaimana mengetahui yang orang lain tidak ketahui. Bahkan seorang joko susilo pun melakukannya, lebih dulu memasuki yang orang lain belum sempat menyadari, sehingga sekarang dapat memetik keberhasilan dalam bisnis di internet. Intinya bagaimana potensi besar yang dimiliki oleh setiap manusia dapat tergali dan lebih diberdayakan guna mencapai tjuan yang bermanfaat serta kesuksesan.

Jalan itu licin dan menggelincirkan. Satu kakiku terpeleset di atasnya, menendang kaki lainnya keluar dari jalur. Namun aku kembali tegak dan berkata kepada diriku sendiri, �Itu cuma terpeleset dan aku bukan jatuh�.
Erwin arianto
https://www.facebook.com/erwin.arianto
READ MORE - Jangan Menyerah

Selasa, 02 Agustus 2011

Ego

Melihat banyaknya pertikaian yang sering terjadi di jalan raya, politik dan pertikaian lain hal ini disebutkan karena adanya ego manusia. manusia sejatinya punya ego. ego manusia ialah bertujuan menang untuk diri sendiri, ego manusia sangat sulit untuk ditaklukkan, karena ada di dalam diri kita sendiri. ego itu dapat menjadi bumerang. Karena keinginan yang tidak terkontrol dan berlebihan sangat gampang membuat seseorang itu kejurangan kehancuran.



Ego terdiri dari perasaan-perasaan kehidupan personal dan merupakan bagian dari system pemikiran. Setiap denyut pemikiran, saat ini atau saat yang lalu, merupakan satu kesatuan yang tak terbagi-bagi, yang mengetahui dan menyimpan ingatan. Pengambil alihan denyutan pikiran masa lampau oleh denyutan pikiran masa kini, demikian pula selanjutnya denyutan pikiran masa kini oleh penggantinya, adalah yang dinamakan ego.



Untuk dapat memahami ego manusia adalah melalui penafsiran terhadap kesadaran kita, psykologi menganggap bahwa kesadaran adalah arus pemikiran. Suatu arus perubahan-perubahan yang sadar dengan suatu kelanjutan yang dirasakan adanya. Dia menemukan semacam prinsip yang bekerja pada pengalaman-pengalaman kita, dimana pengalaman-pengalaman kita itu seolah ada bersama-sama dan mempunyai kaitan-kaitan sehingga dengan demikian mereka saling tangkap menangkap satu sama lain didalam arus kehidupan mental.



Ego sejatinya dikaruniakan Tuhan kepada kita untuk mengangkat harkat dan martabat kita dan juga sesama. Ego sesungguhnya berperan untuk menunjukkan rasa solidaritas sosial dan mempertahankan rasa percaya diri. Tetapi ego yang dibiarkan liar, tidak terkontrol dan berlebihan akan membawa dampak negatif. Dampak yang negitif itu bukan saja berimbas kepada diri sendiri tetapi juga kepada realita relasi kemanusiaan kita.



kita menghargai ego itu sendiri didalam kemampuannya mempersepsikan, membuat pertimbangan dan berkemauan. Kehidupan ego adalah semacam tegangan yang disebabkan menyerbunya ego kedalam suatu lingkungan dan menyerbunya lingkungan kedalam ego. Ego tidaklah berada diluar arena pertempuran itu, ego hadir di dalannya sebagai sebagai suatu tenaga yang memberi pimpinan dan ia dibentuk serta mendapat disiplin karena pengalamannya sendiri. maka kontrol terhadap ego sangatlah penting
READ MORE - Ego

Selasa, 04 Mei 2010

langkah Awal Menggapai mimpi

Perjalanan panjang pasti dimulai dengan Langkah awal. Semua kejadian, hal, kebiasaan, peristiwa, dan lain-lain, pasti bermula pada langkah awal yang telah kita perbuat. Dalam menentukan pilihan pun sebenarnya kita telah menentukan langkah awal dalam pilihan yang kita pilih. Karena ketika kita dihadapkan pada dua atau lebih piliha, pilihan-pilihan itu seakan-akan sedang menunggu Anda untuk menginjakan kaki di masing-masing pilihan tersebut.

langkah awal untuk menggapai mimpi adalah keinginan dari dalam diri untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik dan berani melakukan changes management untuk bisa terus beradaptasi dengan adanya perubahan di semua sektor diri.

awal dari langkah mewujudkan mimpi-mimpi itu adalah dengan memiliki sebuah pribadi yang baik. membuka mata hati demi sebuah cita-cita, melangkah pasti dengan usaha semaksimal mungkin, dan tetapkan satu pilihan untuk satu kemungkinan sebagai satu tujuan kehidupan kita, ingin rasanya memiliki segalanya dan semua anugrah dimana kita bisa melakoni jati diri kita sampai puas, senang bahagia hingga tuntas dan akhirnya kita harus pulang ke
kehidupan yang abadi nanti.

Dari hidup yang sekarang ini mari bersama-sama berjalan sedikit demi sedikit walaupun sudah berulang kali terjungkir balik, mari kita menentukan satu titik dan kita lakukan yang terbaik, kita ketatkan tekad dan niat agar bisa melesat sukses, dengan awal membangun pribadi diri kita sebagai dasarnya.

Dimana kita bisa menemukan pribadi diri kita jika kita bisa membuat diri sendiri berharga. Bagaimana kita untuk bisa menjadikan diri ini menjadi berharga ? yang pertama kita harus mengenali diri kita sendiri, Untuk mengenali diri kita sendiri ada beberapa hal yang bisa kita perhatikan

* Merenung untuk apa kita dan semua manusia di muka bumi ini di ciptakan
* Mengenali potensi pada diri kita
* Menyadari kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kita
* Berupaya menggunakan hati nurani kita sebagai pelita hidup
* Mampu melakukan instropeksi di setiap waktu
* Mampu menempatkan diri baik secara vertical ataupun horizontal

beberapa hal yang harus dilakuakan dalam menggapai mimpi

memiliki prinsip hidup yang kuat, dalam hal ini kita harus betul-betul memahami bahwa prinsip hidup itu penting, pasti orang hidup semua memiliki prinsip bukan?, dalam menentukan sebuah prinsip hidupkita kita harus memiliki pandangan bawasannya hidup baru bisa bermakna jika berharga bagi orang lain dan diri kita, dan tidak lupa pula bahwa tanpa campurtangan tuhan YME kita tidak bisa berbuat apa-apa, juga berusaha mendapatkan rejeki yang halal, tanpa di lupakan kita harus bisa menjadi manusia yang mudah memberimaaf.

memiliki pribadi yang menarik, dimana kita bisa menghargai orang lain dalam hal apapun termasuk pendapat, berpenampilan yang menarik, mampu menampilkan kesan pertama yang baik itu juga sangat penting, point ini juga penting yaitu tidak terlalu merendahkan diri di depan siapapun dan tetap menjaga sopan santun.

jujur dan mampu menyikapi segala perubahan secara positif, jujur pastinya semua sudah tau kan ? jujur itu adalah modal awal kita untuk meraih mimpi serta pribadi sukses kita , perubahan selalu ada yang positif dan negative dan setiap perubahan itu tidak akan memuaskan semua pihak, kuncinya bagaimana menyikapi segala perubahan tersebut adalah secara positif pasti
akan membawa kebahagian hidup dan sebaliknya negative tentu akan membawa sengsara kali ya ? .

berani mengambil resiko, hidup ini penuh dengan resiko kegagalan adalah awal dari kesuksesan, kita perlu sekali menghilangkan rasa takut terhadap kegagalan itu, hadapi resiko dengan penuh perhitungan dan pertimbangan, untuk meminimalkan resiko kita hendaknya bisa merencanakan kegiatan dengan cermat karena tidak ada kegiatan yang tidakmengandung resiko, maka jika
ingin maju hadapilah resiko, karena orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak pernah berbuat sesuatu atau tidak pernah mau ambil resiko

Dan yang terahir adalah menjaga kesetabilan semangat kerja. Potensi diri seseorang baru akan bisa di rubah menjadi karya jika di sertai semangat yang tinggi untuk menjaga kestabilan tersebut kita harus mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perasaan kita, menurut saya kekecewaan seseorang adalah factor utama yang bisa menurunkan semangat kerja, dan semangat kerja harus muncul dari dalam diri kita secara continyu, niat kerja untuk ibadah,
mengelola rasa kecewa, ingin bermanfaat bagi orang lain, dan menyeimbangkan hak dan kewajiban adalah point-point untuk mempertahankan semangat kerjakita.

Dari kepribadian di atas bisa kita terapkan untuk Langkah awal menggapai mimpi tersebut, dan juga tidak lupa bahwa sebenarnya banyak cara untuk kita menggapai impian kita. Setelah kita memiliki pribadi yang semangat selanjutnya kita tinggal melangkah menggapai mimpi kita, janganlah puas atau berbangga hati setelah memiliki segalanya kita terus mencari tepuk tangan
atas karya keringat anda, karena itu akan membuat anda menjadi ponggah atau
sombong

"langkah awal adalah penentu berhasil tidaknya langkah selanjutnya"

"lebarkan sayap dan terbanglah yang tinggi, Gapailah mimpi"

4 Maret 2008


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - langkah Awal Menggapai mimpi

Tanggal muda bergelimangan Hutang

Tanggal muda bergelimangan Hutang

Minggu-minggu ini adalah "Tanggal muda" bagi beberapa orang, saya mempunyai seorang sahabat dan kami berbincang mengenai tunggakan dia terhadap kartu kridit yang sangat banyak sekali. sekitar Rp 60 jt rupiah pada 10 bank penerbit kartu kredit. sunggauh angka yang fantastik berarti dia mempunyai hutang Rp 6 juta per penerbit kartu kredit. dan dengan minimal pembayaran 5 juta/bulan untuk total 10 keseluruhan kartu kredit yang dimiliki.

Ternyata pendapatan dia hanya sekitar Rp 3 juta rupiah perbulan. wow saya pun tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut dengan sahabat saya, untuk mengetahui mengapa ia sampai bisa melakukan hal seperti itu, sahabat pun menjelaskan, bahwa ia sampai melakukan peminjaman melalui kartu kredit karena keinginan untuk di hargai, atau memiliki status orang yang berpunya atau "orang kaya", agar lebih dihargai.

Suatu penjelasan yang sangat sering saya dengar, dewasa ini kita melihat masyarakat kita cenderung konsumtif, hal ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang mendorong masyarakat seperti itu, dan hal ini atau tingkat konsumtif ini dijadikan pemerintah sebagai pendorong atau meningkatnya pertumbuhan ekonomi bangsa indonesia.

PErnah saya alami sendiri, ketika saya berkunjung ke suatu Mall atau pertokoan, ketika saya membawa kendaraan mobil dan berpenampilan menarik, walaupun saya tidak membawa uang yang cukup, saya pun dihargai, mendapat tempat dan pelayanan yang lebih baik, berbeda saat saya berjalan kaki atau memakai pakaian santai ketika ke pusat pertokoan saya terkadang diacuhkan walau saya membawa dana yang cukup.

Begitulah kenyataan hidup saat ini seakan kemewahaan hidup merupakan suatu tuntutan hidup yang harus dilakukan. hampir semua orang berlomba-lomba untuk disebut atau menyandang status "kaya" walaupun sebenarnya mereka belum mampu dengan keadaan tersebut, sehingga mendorong kita untuk memiliki hutang yang banyak.

Mana yang Anda pilih: Terlihat seperti orang kaya atau menjadi orang kaya? Kebanyakan orang memilih untuk "terlihat" seperti orang kaya. Mereka mengendarai mobil mewah, tinggal di rumah mewah, dan terlihat menjejali tempat-tempat yang sering dikunjungi orang-orang "kaya", walaupun sebenarnya mereka tidak memiliki dana yang cukup untuk membiayai gaya hidup mewah mereka. Hasilnya: mereka banyak berhutang, dan hidup dari bulan ke bulan dengan strategi gali lubang tutup lubang. Bagi mereka, gaji atau pendapatan yang mereka terima tidak pernah cukup untuk menutupi kebutuhan mereka akan gaya hidup mewah.

Kecenderuangan hasil diskusi dengan beberapa sahabat, mereka merasa lebih percaya diri jika menggunakan assesoris yang mahal, jam tangan yang mahal, HP keluaran mutakhir, baju bermerek buatan desain terkenal, Parfum mewah, kendaraan model terbaru. Assesoris hidup itu membuat mereka sangat percaya diri. terkadang saya suka berdiskusi menddalam, dan kesimpulan mereka yang percaya diri karena assesoris mewah, memiliki rasa percaya diri yang rendah,kerena ketika mereka tidak menggunakannya mereka tidak lah percaya diri lagi, saya lebih menghargai orang yang bisa memberi kesan yang mendalam/kepribadian yang menarik, dibanding orang yang memiliki atau memamerkan assoris yang berlebihan.

Maaf, terkadang saya merasa iba dengan sahabat-sahabat saya yang terjerumus dalam paham materealisme dan konsumptif, karena mereka sebenarnya rapuh secara finansial, begitu terpaan badai financial datang, mereka tidak memiliki daya tahan yang optimal. dan mereka pun hidup dalam ketakutan, atas tagihan hutang dari para collector kartu kredit/bank pemberi pinjaman.

Hal ini juga tidak lepas dari pengaruh pergeseran budaya yang ada, sering kita lihat, sinetron dimana selalu ditampilkan kemewahan yang luar biasa, dan karena itu banyak masyarakat yang bermimpi untuk memilikikinya. Atau gaya selebritas yang di tunjukan oleh artis/selebritis kita yang mengumbar kekayaan, atau dengnan bangga memperlihatkan/memamerkan kekayaan yang di milikinya, dengan mobil-mobil mewah, perhiasan yang luar biasa, pergaulan yang makan dana tidak sedikit, nongkrong di kafe, discotek, atau hal lainnya. dan karena hal-hal, di tambah dengan iklan yang gencar yang selalu menemani kita setiap hari dari televisi, koran, internet dan media lainya yang menyerang pikiran kita secara continue sehingga perlahan tapi pasti
kita semakin mengikuti budaya tersebut dan memaklumi budaya yang telah bergeser.

Sebaliknya, kalau kita terbiasa dengan barang yang biasa-biasa, dapat dipastikan hidup pun akan lebih ringan. Mulailah dengan membeli sesuatu hanya karena perlu dan mampu saja. Sekali lagi, hanya karena perlu! Misalnya, ketika tersirat ingin membeli kendaraan baru, tanyakan; perlukah kita membeli Kendaraan baru? Sudah wajibkah kita membelinya? Jika alasannya logis, maka kalaupun jadi membeli, pilihlah yang skalanya paling irit, paling hemat, dan paling mudah perawatannya. Jangan berpikir dulu tentang keren atau mereknya. Mending keren tapi menderita atau irit tapi lancar?

Jika kita memilih untuk mau hidup cukup (hidup di rumah yang lebih kecil, tetapi milik sendiri, daripada rumah mewah, tapi sewaan; naik mobil lebih sederhana, tetapi tidak menggeragoti tabungan daripada naik mobil mewah yang membuat kantong kempes dan hutang menjulang), banyak yang bisa mereka hemat. Uang yang dihemat bisa dialokasikan untuk membuat hidup mereka lebih berarti dan masa tua mereka lebih tenang.

Tahanlah keinginan untuk berlaku boros dengan sekuat tenaga, yakinlah makin kita bisa mengendalikan keinginan kita, kita akan makin terpelihara dari sikap boros. Sebaliknya, jika tidak dapat kita kendalikan, maka pastilah kita akan disiksa oleh barang-barang kita sendiri, yang harus bermerek. dan apakah kita mau menjadi budak materi, kita bekerja keras hanya untuk mengejar "status kaya", yang kenyataannya membuat kita terjelembab dalam Penderitaan atas hutang.

hanya sekedar pendapat saya, bahwa Orang yang kaya itu bukan yang banyak uangnya tetapi orang yang sedikit kebutuhannya. Ketahuilah orang yang tidak bersahaja dalam hidupnya akan sangat banyak pula kebutuhan dan pengeluarannya, akibatnya biaya untuk sedekah menjadi sedikit, biaya untuk menabung menjadi terbatas. Yang dia lakukan erus-menerus memuaskan dirinya dengan mengganti perhiasan, mengganti mobil, ataupun mengganti sesuatu yang sebenarnya tidak perlu. Sebenarnya tidak dilarang untuk menggganti rumah, tapi alangkah baiknya untuk kita tabungkan, atau investasikan yang akan menjaga kita dari terpaan badai kesulitan yang tidak bisa prediksi.

Tapi dalam tulisan ini saya hanya bisa mengingatkan kepada para sahabat, hidup dengan gaya sederhana adalah lebih baik, jika anda tetap merasa nyaman untuk hidup dengan gaya mewah itu adalah pilihan anda, tetapi di balik pilihan pasti ada resiko.... maukah anda hidup dengan gaya kaya, tetapi bergelimpangan Hutang....? Semua kembali kepada anda lagi. Gaya hidup apa yang akan anda pilih... karena keingin untuk membeli tak akan pernah habis, mampukah sumber daya kita untuk menunjang... atau kita puas dengan Besarnya Hutang yang kita miliki... (EA)
Depok, 25 February 2008
Erwin Arianto
http://catatan-erwin.blogspot.com/

--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Tanggal muda bergelimangan Hutang

Agama dalam Kehidupan kita

Agama dalam Kehidupan kita

Hari ini karena kesibukan pekerjaan dikantor saya hampir melupakan untuk
melaksanakan sholat jum'at, dan ini menyadarkan saya mengenai kurangnya
penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan kita. kita terlalu sibuk dengan
urusan kehidupan ini.

Negara kita terkenal dengan Negara yang umat muslim terbanyak di
dunia,Negara dengan adat ketimuran yang kuat tetapi di lain sisi kita
terkenal dengan negara yang terkorup, suatu kontra diksi yang menyedihkan.
dan tidak salah bila dunia mempertanyakan, apakah suatu muslim dengan
budaya timur yang kuat merupakan negara terkorup. dan meraka sah
berkesimpulan bahwa budaya timur dan agama yang dianut merupakan penyebab
korupsi.

sekilas saya berfikir kita umat beragama selalu dengan rajin mengagungkan
tuhan pada saat kita berada di tempat ibadah, pada saat merayakan hari-hari
raya. tapi dimanakah tuhan kita saat kita sedang menjalankan kehidupan.

Kita bisa lihat suatu yang berlawanan, disaat seorang yang taat beragama
sedang melakukan pekerjaan sebagai pejabat, melakukan korupsi, memperkaya
diri sendiri. tidak kah dia berfikir bahwa ada Tuhan yang mengawasinya,
tidak kah dia berfikir akan resiko terhadap apa yang dilakukannya.

pelayan publik,polisi, pegawai pemerintahan, atau pun birokrasi, mengapa di
negera yang beragama muncul adanya sogok-menyogok. Saya melihat suatu budaya
yang mewajarkan adanya hal ini,bukan kah kita dalam agama yang kita yakini
dilarang melakuakan tindakan seperti ini

contoh kasus yang menyedihkan ketika saya mengurus atau meminta surat
keterangan kehilangan saat dompet saya kecopetan, setelah selesai seorang
polisi berkata, "pak maaf ada biaya administrasinya" dan dia bilang
peruntukan untuk itu untuk penyediaan biaya fotocopy dan penyediaan alat
tulis. dan saya pun berkata kepada polisi tersebut. "pak, saya baru
kehilangan uang,dompet saya kecopetan, saya tidak bawa uang sama sekali,
tidakkah bapak berfikir... dari mana saya mendapat uang untuk membayarnya"
dan polisi itu dengan muka kesal diam dan menggerutu tidak jelas
meninggalkan saya. dalam hati saya berkata tidak kah mereka mengenal tuhan,
mengapa saat orang kesusahan pun mereka tetap meminta uang untuk pelayanan
yang seharusnya diberikan. tidak kah biaya administrasi sudah ada anggaran
dari kepolisian pusat.

Hal ini bukanh saya bermaksud menjelekan satu instansi tertentu, hal ini
juga pernah saya alami di banyak instansi di Negera ini. contoh saat
menemani seorang rekan mengurus pembuatan kartu garansi pada Dinas
Perindustrian dan Perdagangan mereka dengan jelas meminta pelicin yang
diberi untuk mempercepat jalur tersebut. atau ketika saya mengaudit saya
menemukan adanya biaya entertainment untuk Disnaker untuk suatu perijinan
atau permasalahan ketenaga kerjaan

Terkadang saya tertawa dan bersedih sendiri melihat tingkah pola seperti
ini, tidak jarang oknum tersebut bernama dengan tittle depan H (Haji).
sungguh sedih seorang yang memperoleh predikat haji yang notabene taat
menjalan kan agama dengan tidak malu melakukan tindakan tidak terpuji
tersebut. tidak kah dia ingat kepada Tuhan saat dia melaksanakan hal
tersebut.

Ada suatu perkataan seorang rekan yang menyedihkan yaitu "Mabuk jalan terus,
sholat engga boleh putus". waw pernyataan yang sungguh membuat saya
tergelitik mendengarnya. rekan tersebut menyandingkan mabuk-mabukan dengan
ibadah secara bersamaan. berarti agamanya tidak mencegah mereka dari
perbuatan yang seharusnya dilarang.

Ketika seorang pemuka agama berpolitik, tidak kah kita lihat bahwa mereka
menghalalkan segala cara, tidak kah mereka mengingat tuhan. sungguh munafik
seorang pemuka agama tersebut, demi mencapai suatu kekuasaan dia lakukan
itu. tetapi anehnya ketika masuk rumah ibadah pemuka agama tersebut
berceramah, seakan-akan dia tidak melakuakn dosa atau pelanggaran apapun.

Sungguh sampai kapan kah kemunafikan ini terus berjalan di negara kita...?
ketika agama tidak lagi dapat melarang atau menjadi rambu dalam kehidupan
ini. sungguh sedih ketika agama hanyalah setatus di tanda penganal kita.
apakah Agama hanya sebagai lambang status. Apakah agama hanya kita jalankan
saat kita dirumah ibadah, apakah Agama hanya untuk sebatas acara "Ceremony"

Tidakah kita lihat banyak pejabat dan artis yang berubah menjadi agamais
ketika memasuki moment tersebut. ketiga ketaatan beragama hanya sebuah
topeng dalam kehiudpan kita. sadarkah kita apa yang kita lakuakan terkang
berlawanan dengan nilai agama?

masihkah kita menutup mata tentang hal ini.jika iya, maka kita dapat
memprediksi bahwa kerusakan akan terus terjadi di negara yang kit acintai
ini. telah banyak nasihat dan tulisan yang indah tentang hal ini. tapi
kenapa perubahan belum juga terjadi...?

Bagaimana mungkin keinginan akan bangsa yang bermartabat dapat terwujud,
sedangkan diri pribadi belum bisa menjadi contoh teladan. dengan kerendahan
hati ini saya mengajak siapapun yang membaca tulisan ini saya mengajak mari
kita lakukan perubahan dalam hidup kita. dan kita selalu mengingat bahwa ada
tuhan yang mengawasi kita,sehingga dapat mencegah kita berbuat tidak benar
dan berbuat salah. Kalau bukan saat ini kapan kita mau merubah bangsa ini.
saya mengajak semua sahabat untuk menjadi motor perubahan. mari Kita lakukan
bersama demi kemajuan bangsa ini. (EA)

-14 february 2008 -




--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Agama dalam Kehidupan kita