Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2011

Pahala menafkahi keluarga

Pahala Menafkahi Keluarga

Kepada setiap kepala keluarga, perhatikanlah kabar-kabar gembira yang menunjukkan betapa besar nikmat Allah subhanahu wata'aala untukmu! Betapa sempurnanya karunia dan pemberian yang dikaruniakan-Nya atasmu! Dia telah mengaruniaimu keturunan yang dengannya dapat menghiasi kehidupanmu, melapangkan dadamu dan memperbanyak keturunanmu, serta menambah pahalamu kelak di akhirat.!

Kerasnya tantangan kehidupan dalam mencari rizki, beratnya beban tanggung jawab yang melelahkan dan debu-debu tanah yang menempel seakan begitu berat, tampak di wajahmu dalam perjuangan (jihad) terbesar dan ibadah paling mulia
bagimu itu. Karenanya, janganlah bersedih! Itu adalah Sunnatul Hayah (tradisi kehidupan). Di situlah, kamu dicetak dan dengannya kamu diciptakan. Namun bagi orang yang memahami syariat Allah subhanahu wata'aala, maka hal itu menjadi demikian manis dan baik, sementara bagi orang yang menentang syariat-Nya, maka itu menjadi kesengsaraan dan kesia-siaan.

Keutamaan Memberi Nafkah Keluarga

Hanya orang yang jiwa kelelakiannya telah terpatri dalam hatinyalah yang dapat bersedih atas keluh-kesah keluarganya. Dan dalam hal ini, sama saja antara seorang budak dan orang merdeka, seorang Mukmin dan orang kafir. Hanya saja, seorang Mukmin yang tulus menjadikan jalan keluar atas keluh-kesah keluarganya itu sebagai bagian dari ibadah kepada Allah subhanahu wata'aala dan sebagai sarana mencari ganjaran dan pahala dariNya, karena ia mengetahui bahwa Allah subhanahu wata'aala telah menjadikannya pemimpin atas keluarganya dan telah memerinci mengenai hal itu dalam sebuah
firman-Nya melalui lisan Nabi-Nya, Muhammad shallallahu 'alahi wasallam, Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu bertanggung jawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang laki-laki (suami) adalah pemimpin bagi keluarga di rumahnya, dan ia bertanggung jawab atas orang yang dipimpinnya itu."(Muttafaqun 'alaih).

Allah subhanahu wata'aala juga menjanjikan pahala yang agung baginya dan keutamaan yang besar atas nafkah yang dikeluarkan dan perawatannya bagi anak-anaknya. Dari Sa'd radhiallahu `anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alahi wasallam berkata kepadanya,"Sesungguhnya, sebesar apapun nafkah yang engkau keluarkan atas keluargamu, maka engkau diberi pahala (atas hal itu), sekali pun sesuap yang engkau sodorkan ke mulut isterimu." (HR.al-Bukhari)

Dalam hadits yang lain, dari Ka'ab bin 'Ujrah radhiallahu `anhu, ia berkata, "Pernah suatu ketika, seorang laki-laki melintas di hadapan Nabi shallallahu 'alahi wasallam, lalu para shahabat beliau melihat betapa keuletan dan semangat orang itu, sehingga membuat mereka kagum, lalu mereka berkata, Wahai Rasulullah, andaikata hal ini termasuk di jalan Allah subhanahu wata aala.?" Maka Rasulullah shallallahu 'alahi wasallam bersabda, 'Jika ia keluar untuk berusaha menafkahi anak-anaknya yang masih kecil, maka itu termasuk di jalan Allah subhanahu wata'aala. Dan jika ia keluar untuk
berusaha dengan penuh riya` dan kesombongan, maka itu termasuk di jalan setan." (Shahih al-Jami', 2/8)

Dalam salah satu peperangan, pernah Abdullah bin al-Mubarak rahimahullah berkata kepada teman-temannya, "Tahukah kalian suatu amalan yang lebih utama dari apa yang kita lakukan saat ini (berperang).?" Mereka menjawab, "Kami tidak mengetahui hal itu." Ia berkata, "Aku tahu itu." Mereka mendesak, "Apa itu.?" Ia menjawab, "Laki-laki suci yang memiliki tanggungan keluarga, shalat di malam hari, lalu memandangi anak-anaknya yang sedang tidur dalam keadaan aurat tersingkap, lalu ia menyelimuti dan menutupi mereka dengan pakaiannya. Maka, amalannya itu adalah lebih utama dari kondisi kita ini."

Bagi yang menjadi tulang punggung keluarga! Hendaknya bergembira karena dijanjikan surga oleh Rasulullah subhanahu wata'aala, yakni selama kamu berada di dalam Jihad Tarbiyah, saat kamu menanggung bebannya, bersabar atas
keletihan yang dirasakan dan berjuang melawan kesulitan-kesulitannya! Bila kamu merasa permasalahanmu demikian pelik dan seakan membuat frustasi, maka lihatlah karunia yang diberikan Allah subhanahu wata'aala kepadamu.Ketika itu, pasti kamu akan merasakan kesabaran memenuhi seluruh relung-relung hatimu, menghapus kesedihanmu, dan memantapkan langkahmu untuk menempuh celah-celah Tarbiyah.

Ingatlah, terkadang para pesedekah mengeluarkan sedekahnya sekali dalam setahun, atau sekali dalam sebulan. Tapi kamu? Dengan mendidik keluarga dan mereka yang berada di bawah tanggunganmu, kamu adalah pesedekah abadi; dengan harta, jiwa, kasih sayang dan kebapakanmu! Dalam hadits yang diriwayatkan dari al-Miqdam radhiallahu `anhu, ia berkata,
"Rasulullah shallallahu 'alahi wasallam bersabda, "Makanan yang kamu berikan kepada dirimu, maka itu sedekah untukmu; dan makanan yang kamu berikan kepada isterimu, maka itu sedekah untukmu; dan makanan yang kamu berikan
untuk pelayanmu, maka itu sedekah untukmu." (Shahih Ibn Majah, 1739)

Janganlah bersedih, lihatlah bagaimana Allah subhanahu wata'aala mengaruniaimu dua kali nikmat:

a.. Pertama, Saat Dia menganugerahimu keluarga yang bisa jadi Dia tidak menganugerahkannya kepada orang lain. Dia telah berkenan mengaruniaimu keturunan, namun tidak memberikannya kepada orang lain. Dia berkenan memberikanmu anak, namun tidak memberikannya kepada orang lain. Renungkan apa yang diberikan-Nya kepada Rasul-Nya tentang hal itu, (artinya) "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan..." (QS.ar-Ra'd:38) Nikmat mendapatkan anak merupakan nikmat yang besar, yang wajib disyukuri dan untuk melakukannya dituntut suatu perjuangan. Dan ini baru dalam satu nikmat yang faedahnya tidak terhingga banyaknya.

b.. Kedua, saat Dia menjadikan tanggung jawabmu atas anak-anak dan jihadmu dalam mendidik dan menumbuhkembangkan mereka sebagai salah satu pintu kebaikan bagimu di akhirat kelak, saat dan tempat Dia mengampunimu dan menambahkan pahala bagimu karenanya.

Anak Perempuan dan Pahala Besar

Masih saja ada wajah-wajah yang kecewa, cemberut, dan murung manakala mengetahui anak yang barusan lahir dari perut isterinya berkelamin perempuan padahal sejak awal, Islam telah mengharamkan kebiasaan mengubur hidup-hidup anak-anak perempuan yang dilakukan pada masa Jahiliah, dan mewajibkan berbuat baik kepada mereka. Hal ini tampak jelas dalam firman Allah subhanahu wata'aala, (artinya) "Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah."(QS.an-Nahl:58),

Qatadah berkata, "Ini adalah perangai orang-orang Musyrikin Arab, dan Allah subhanahu wata'aala memberitahukan kepadamu kebusukannya. Adapun seorang Mukmin, maka ia sungguh rela dengan apa yang telah diberikan Allah subhanahu wata'aala kepadanya. Dan apa yang ditakdirkan baginya adalah lebih baik dari diri seseorang. Sungguh, aku tidak tahu, apa itu kebaikannya? Sungguh, betapa banyak bocah perempuan adalah lebih baik bagi keluarganya daripada
bocah laki-laki. Bila Allah subhanahu wata'aala memberitakan kepadamu perangai mereka itu (orang-orang Musyrikin), maka hendaklah kamu jauhi dan berhenti darinya. Dulu, salah seorang dari mereka sudi memberi makan anjingnya namun tega mengubur hidup-hidup anak perempuannya."

Orang yang bersedih karena kelahiran bayi perempuannya adalah orang yang tidak memahami bahwa Sang Pemberi anak laki-laki dan perempuan itu adalah Allah subhanahu wata'aala. Dia berfirman, "Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki.Atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia dikehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa." (QS.asy-Syuro:49-50) Para ulama berkata, "Allah subhanahu wata'aala mengedepankan penyebutan perempuan atas laki-laki untuk memberikan karunia kepadanya (Perempuan). Karenanya, Dia memulai penyebutan diri perempuan sebelum laki-laki."

Mengenai betapa besar pahala yang diberikan kepada orangtua yang dianugerahi anak-anak perempuan, simak hadits yang diriwayatkan dari 'Uqbah bin 'Amir al-Juhani radhiallahu `anhu, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alahi wasallam bersabda, "Siapa saja yang memiliki tiga orang puteri, lalu bersabar, memberi makan, memberi minum dan memberi pakaian mereka dari hartanya, maka mereka kelak akan menjadi penghalang (tameng) baginya dari sentuhan api neraka." (Shahih al-Jami':534) Dalam hadits lain yang mirip dengan itu disebutkan, bahwa bukan hanya bagi yang memiliki tiga orang anak perempuan, bahkan seorang anak perempuan pun, bilamana ia memberikan tempat tinggal, mengasihi dan menanggung mereka, maka dipastikan ia masuk surga. (HR.Ahmad)

Berbahagialah karena mendapatkan rizki berupa anak-anak, yang merupakan kebaikan-kebaikan bagimu kelak setelah meninggalkan dunia yang fana ini. Bila kamu memberikan pendidikan yang baik kepada mereka, niscaya mereka akan
menjadi anak-anak yang shalih lagi beriman. Rasulullah shallallahu 'alahi wasallam bersabda, "Bila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal: Sedekah jariyah, Ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang berdoa untuknya." (HR. Muslim).

Semoga kita tidak menyia-nyiakan peluang yang teramat berharga ini.

(SUMBER: "Ila Shahib al-'Iyal", Divisi Ilmiah Pada Penerbit Dar Ibn Khuzaimah, Riyadh), Abu Shofiyyah )
READ MORE - Pahala menafkahi keluarga

masih adakah rasa empati itu dalam diri kita?!

Alhamdulillah saya mendapat kiriman berupa Tshirt dari seorang sahabat yang berada di Toronto-Canada, untuk diberikan pada anak-anak jalanan. Dan liburan kemarin saya telah mencoba mendistribusikan kaos di stasiun UI - Depok tersebut dengan menambahkan beberapa potong. sungguh bahagia melihat raut anak-anak jalanan saat menerima kaos pemberian saya, dengan berebutan mereka mengambil kaos tersebut. Allhamdulillah masih bisa berbuat baik. Ide ini tidak akan terlaksana jika sahabat saya tidak berempati dengan anak-anak jalanan tersebut. terimakasih ya Mba tita... atas idenya untuk melakukan bakti sosial seadanya tanpa publikasi.

Saat ini Dalam rimba modernitas sekarang ini, empati merupakan barang mahal yang cukup sulit didapat. Empati bukan hanya sekedar ikut merasakan, tetapi juga berbuat dengan tindakannya nyata. Didalam tataran praktis hal ini cukup sulit untuk dilakukan, karena, manusia-manusia modern terkurung oleh egonya. dan memberi empati sangatlah menyejukan jiwa.
Tidak mengherankan jika modernitas selalu penuh dengan parade depresi dan anomali. Kehidupan modern hampir identik dengan kehidupan yang tidak memiliki arah. hilangnya empati merupakan malapetaka besar bagi kehidupan manusia. Hilangnya empati berarti hilangnya kontak bathin antara jiwa-jiwa yang hidup. Dan jika dia (baca: Jiwa) tidak lagi hidup, kita tidak bisa mengatakan lain kecuali kematian. Konon nabi Muhammad pernah bersabda :"bukan termasuk golonganku orang yang tidak mempedulikan urusan saudaranya sesama muslim". Atau lebih jauh lagi "laa yu'minu ahadukum, hattaa yuhibbuu lii akhiih maa yuhibbu lii nafsihi", yang jika diartikan secara radikal berarti : solidaritas yang didasarkan atas empati dan kecintaan merupakan fondasi dari keimanan itu sendiri.

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, Empati berarti perasaan dimana kita ikut merasakan dan memahami orang lain. Atau lebih gampangnya empati berarti menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain. Mempunyai rasa rasa empati adalah keharusan seorang manusia, karena di sanalah terletak nilai kemanusiaan seseorang

asa empati pada seseorang harus diasah. Bila dibiarkan rasa empati tersebut sedikit demi sedikit akan terkikis walau tidak sepenuhnya hilang, tergantung dari lingkungan yang membentuknya. Misalnya saja mungkin yang terjadi pada diri saya atau anda pada waktu mengikuti perkuliahan di kampus, kita mungkin sering mengabaikan dosen yang menerangkan suatu mata kuliah tertentu dan asyik ngobrol dengan teman di sebelah kita karena mungkin kita merasa tidak mengerti apa yang dijelaskannya. Tapi, pernahkah kita berpikir bagaimana ya kalau kita menjadi dosen dan semua mahasiswanya ramai sendiri. Bagaimana perasaan kita??

Banyak segi positif bila kita berempati. Kita akan agresif dan senang membantu orang lain. Karena empati berhubungan dengan kepedulian terhadap orang lain, tak heran kalau empati selalu berkonotasi sosial seperti menyumbang, memberikan sesuatu pada orang yang kurang mampu.

rasa empati dapat kita lakukan asalkan kita mau, kapan saja dan dimana saja kita berada. Kita harus membiasakan dari hal-hal yang sederhana. Contoh ketika kita sedang makan dan di samping kita ada orang, maka kita coba untuk menawarkan makanan itu kepadanya (walaupun kita cuma nawarin saja) tapi dengan begitu kita biasa berbagi dan peduli pada orang lain.

Mungkin hal-hal berikut ini dapat membantu kita untuk menumbuhkan rasa Empati itu, yaitu:
1. Jangan selalu berpikir "Mengapa sih kita harus berempati?" tapi kita harus berpikir "MENGAPA TIDAK KITA HARUS BEREMPATI, TOH NGGAK MERUGIKAN".
2. Jangan merasa derajat kita lebih tinggi dari orang lain, tetapi selalu ingat bahwa kehidupan itu seperti roda, kadang kita di atas, kadang kita di bawah.
3. Jangan kita memberikan perhatian atau bantuan hanya kepada orang yang menurut kita akan menguntungkan kita saja.
4. Janganlah selalu jalan-jalan ke mal, cobalah jalan-jalan ke tempat di mana banyak orang susah yang berkumpul di sana. Dengan itu kita akan melihat ada sisi lain dari kehidupan manusia.
5. Selalu tebarkan senyum kepada orang lain tapi jangan kebanyakan.
Jadi sebagai makhluk sosial sangatlah penting bagi kita untuk memiliki rasa empati kepada orang lain. Jadilah emas dimanapun kita berada, bila kita memang emas.
6. Dengar curhat
Biasakan mendengarkan curhatan atau cerota orang sampai habis dan penuh perhatian. Semakin banyak mendengar cerita, masalah dan perasaan orang lain maka perasaan kita akan semakin kaya dan pada akhirnya bisa semakin tau cara memahami masalah dan perasaan orang lain.

Hal ini dapat mendorong kita meLakukan ha Nyata Bahwa Kita Ber-empati

1. Apa akibatnya
Coba pikirkan perilaku dan perkataan kita ke orang lain sebelum kita melakukannya atau mengucapkannya. Apakah akan menyakitinya, apakah cukup bijak dll.

2. Adil
Jangan menyuruh orang lain melakukan sesuatu yang kita sendiri malasa atau tidak melakukannya. Misal menyuruh orang lain untuk berjualan door to door padahal kita sendiri malas melakukannya, maka jangan menyuruh seperti itu.

3. Kasih bantuan
Bari aksi nyata dengan menanyakan apa yang bisa kita lakukan untuk membantu seseorang. Jika tidak bisa memberikan apa yang diminta cari alternatif lain atau menanyakan apakah ada orang lain yang juga bisa ikut membantu.

Marilah kita asah selalu rasa empati kita. Bukan bermaksud riya bahwa kita telah memilikinya dan kita berjiwa sok sosial namun siapa tau suatu saat kitalah yang mengalami posisi yang sama sulitnya dan tanpa disangka karena kita sudah ber-empati maka akan ada yang ber-empati balik tanpa kita harapkanpun.

Semakin lama semakin sulit mendapatkan ketulusan, semakin lama semakin mahal untuk mendapatkan kepercayaan dan rasa saling mengerti. Zaman kiwari orang koq seperti terhanyut dalam budaya tampak luar. Tak menghargai apa yang berada di dalam sanubari tiap manusia. tidak usah kita menyalahkan orang lain cobalah tanya dalam diri kita, masih adakah rasa empati itu dalam diri kita?!

Mampir yuk ke : http://catatan-erwin.blogspot.com/
READ MORE - masih adakah rasa empati itu dalam diri kita?!

Disiplin Diri Untuk Sukses

-:: Disiplin Diri::-

By: Erwin Arianto

Disiplin Diri Untuk Sukses

Kalau kita ingin meraih sukses, ada satu hal yang tidak boleh kita lupakan, apa itu yaitu disiplin diri. Sebenarnya apa arti kedisiplinan sehingga memberikan dampak yang begitu besar? Saya berpendapat bahwa kedisiplinan adalah sikap mental untuk melakukan hal-hal yang seharusnya pada saat yang tepat dan benar-benar menghargai waktu. Mekipun pengertian disiplin sangat sederhana, tetapi agak sulit untuk menerapkan konsep-konsep kedisiplinan tadi hingga membudaya kedalam kehidupan kita sehari-hari.

Menurut saya kedisiplinan adalah sikap untuk melakukan hal-hal yang seharusnya pada saat yang sesuai dan dalam waktu yang sesuai sebuah pengertian disiplin sangat sederhana, tetapi agak sulit untuk menerapkan konsep-konsep kedisiplinan tadi hingga membudaya kedalam kehidupan kita sehari-hari. Misal kita sedang mengerjakan sesutu pekerjaan dengan diberi deadline schedule, dalam pelaksanaan kita kadang malas dan mengulur waktu sehingga kadang jangka waktu mulur dan pekerjaan kita terbengkalai. Menghasilkan performance yang kurang baik.

Apapun keinginan seseorang untuk sukses disiplin tidak bisa lepas darinya. dan kita liohat dari orang-orang sukses adalah orang yang penuh disiplin. Tanpa disiplin, seseorang tak akan mampu menyelesaikan segala apa yang telah direncanakannya. Dia tak akan mampu melakukan sebuah strategi secara berkesinambungan untuk meraih tujuan jika tidak punya disiplin. Disiplinlah yang membuat kita berada on track, tak peduli seberapa berat yang dihadapi. Orang yang disiplin tahu apa saja yang perlu dilakukan dan berfokus pada hal itu.

Praktik pendisiplinan diri dapat terjadi dari orang tua kepada anak-anaknya, pemerintah kepada masyarakat, atau dari diri sendiri kepada diri sendiri. Sejatinya praktik tersebut entah yang dimulai sejak masa-masa kanak-kanak entah sesudah dewasa bersifat berkesinambungan (tidak sesaat), fleksibel (tidak otoriter), ada batas-batas yang pasti mana yang boleh dan tidak boleh, ada kepastian hukum, dan adanya komunikasi (yang sehat dan konstruktif, tanpa ada unsur saling merendahkan atau melecehkan).

Disiplin melatih keteguhan hati dalam melaksanakan apa yang semestinya dilakukan dan telah diputuskan (tidak plinplan, ragu-ragu). Praktik hemat diwujudkan dengan tidak mengeluarkan biaya selain untuk hal-hal yang baik bagi orang lain dan diri sendiri. Ia rajin dengan tidak membiarkan waktunya kosong, menggunakan waktunya dengan mengerjakan hal-hal yang berguna. Sikap jujur dilatihnya dengan tidak melakukan tipu muslihat yang menyakitkan hati, berpikir bersih dan jernih serta berbicara tentang yang benar saja.Dengan mencapai sebuah tingkat DISIPLIN maka kita berarti telah berhasil menguasai diri kita sendiri bisa membuat diri kita sendiri untuk melakukan hal-hal yang kita tidak suka.

Beberapa cara yang bisa kita gunakan dalam melatih didiplin adalah

1. Tip yang pertama adalah memikirkan apa sebenarnya yang Anda inginkan. Saya yakin kita semua mempunyai banyak sekali keinginan. Putuskan keinginan yang paling memungkinkan Anda wujudkan sebagai target harian. Pastikan setiap hari Anda memiliki suatu target yang realistis, jelas dan spesifik. Pastikan juga Anda sudah berusaha maksimal dan berhasil merealisasikan target-target tersebut setiap hari. Cara ini akan melatih Anda bertindak disiplin, sebab Anda dituntut untuk memprioritaskan aktifitas-aktifitas yang memungkinkan tercapainya target-target tersebut

2. Berlatih Hal ini perlu, sebab setiap kebiasaan dan pola perilaku yang terbentuk dengan berlatih maka disiplin tidak lagi menjadi beban melinkan menjadi kebisaan kita.

3. Konsisten. Dalam melatih disiplin kita dituntut untuk konsisten dalam menjalaninya, shingga kita berhasil dalam membentuk kebiasaan-kebiasan dalam rangka kita meraih sukses

Sebenarnya apa arti kedisiplinan sehingga memberikan dampak yang begitu besar? Saya berpendapat bahwa kedisiplinan adalah sikap mental untuk melakukan hal-hal yang seharusnya pada saat yang tepat dan benar-benar menghargai waktu. Mekipun pengertian disiplin sangat sederhana, tetapi agak sulit untuk menerapkan konsep-konsep kedisiplinan tadi hingga membudaya kedalam kehidupan kita sehari-hari.

Yang pasti banyak faktor yang dapat mengurangi tingkat kedisiplinan kita. Tetapi bukan berarti kita tidak dapat bersikap disiplin. Sedikit demi sedikit kita dapat melatih diri hingga konsep-konsep kedisiplinan itu benar-benar membudaya kedalam kehidupan kita. Saya mempunyai sedikit gambaran mengenai tindakan-tindakan yang dapat memudahkan kita membudayakan kedisiplinan berdasarkan pengalaman dan pengamatan. Bila Anda berhasil melatih diri dengan menjalankan tip-tip di bawah ini, saya yakin Anda sudah mencapai kemajuan yang fantastis.

Dalam menerapkan disipline untuk menujuk sukses saya menyimpulkan kedisiplinan maupun kesuksesan menuntut kita melakukan hal-hal yang benar dan bukan hal-hal yang kita sukai. Seperti dating lebih awal saat memiliki janji, menyelesaikan tugas tepat pada waktunya. Meski pada awalnya adalah berat, tetapi kalau sudah biasa akan menjadi kebiasaaan diri, dan hal ini sangat baik untuk kehidupan kita.

Dengan tidak disipline akan banyak menimbulkan kekacauan, seperti tidak tertib dalam berlalu lintas, tidak disipline dalam menggunaakan pendapatan kita mengakibatkan kita akan banyak hutang, tidak tertib dalam bekerja akan menghasilkan pekerjaan kita kacau dan kinerja kita menurun.

Hanya sekedar saran, bila kita ingin sukses dalam apapun, maka terapkan disipline, dan mulai lah menerapkan disipline dengan hal-hal yang kecil, contoh datang tepat waktu saat berjanji dengan seseorang, meletakan sesutau pada tempatnya. Pastinya dengan disipline kita akan dapat meraih sukses dengan lebih baik.

Dengan ini saya mengajak semua rekan-rekan untuk mulai menerapkan disipline, karena saya sedikit sedih dengan kondisi Indonesia saat ini yang tidak disiplin, dan menghasilkan keadaan seperti saat ini. Mari kita disiplin

Disiplin diri menjadi kata kunci kemajuan dan kesuksesan serta kebesaran orang-orang besar yang pernah hidup dalam sejarah. Seorang pemimpin, atau siapa saja bisa mencapai kesejatian di bidangnya masing-masing karena pernah mempraktikkan disiplin diri. jadi jika anda ingin sukses. maka langkah awal yang anda harus lakukan adalah dengan mendisiplin kan dirikita. Dan menjadi pribadi disiplin adalah sebuah langkah awal kita dalam Menggapai Mimpi atau sukses

"Membiasakan menjadi disipline di mulai dari hal-hal yang terkecil"

"Jadilah pribadi Disiplin maka anda akan menjadi pribadi yang kuat" (EA)
Depok, 12 April 2008
READ MORE - Disiplin Diri Untuk Sukses

Sukses dengan semangat pantang menyerah

PANTANG MENYERAH


Teringat sewaktu pertama masuk kerja di perusahaan saya bekerja, Bos saya menulis besar-besar di tembok dekat tempat duduk terpampang tulisan "Gamushara-Yaru Kon Gen" yang kalau tidak salah arti menurut My Director Mr Nakayama artinya adalah "bekerja keras dan Pantang Menyerah". itu adalah prinsip yang dipegang oleh Directur di perusahaan saya bekerja. saya setuju dengan pendapat itu, dalam menggapai sukses atau mimpi kita harus menanamkan semangat untuk pantang menyerah.

Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah tidak lain sebutan bagi pribadi yang tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpanya. Pribadinya menganggap sesuatu yang terjadi itu dari segi positifnya. Tidak berhasil menyelesaikan suatu permasalahan tidak membuat seseorang dikatakan gagal karena orang yang tidak berhasil untuk pertama kali bisa mencoba lagi untuk kedua kalinya, dan orang yang gagal kedua kali bisa mencoba lagi untuk ketiga kali, sampai ia berhasil. Tetapi patah semangat yang muncul karena tidak berhasil menyelesaikan suatu permasalahan bisa membuat seseorang Gagal.

Menjaga konsistensi kegigihan dan pantang menyerah sama artinya seperti Kita pergi mencari rahasia sukses dari orang - orang tersukses yang Kita kagumi. Hidup ini mengajarkan kepada kita semua untuk selalu melintasi semua medan perjalanan tanpa pernah mengeluh apa lagi putus asa terhadap situasi dan kondisi yang kita temukan di medan perjalanan tersebut. Konsistensi semangat juang harus selalu terpelihara dalam situasi dan kondisi apa pun, sebab hanya itu yang bisa membangkitkan Kita dari setiap keterpurukan yang Kita alami selama perjalanan hidup Kita dalam mencari mimpi, cita - cita, dan harapan.


Sifat gigih dan pantang menyerah adalah sebuah wujud kepribadian seseorang yang tanpa rasa bosan bangkit dari satu kegagalan ke kegagalan lain dan akhirnya mencapai sukses dan keberhasilan. Rajin dan Pantang Menyerah adalah sepasang sifat dasar yang harus dimiliki seseorang untuk sukses dan berhasil mencapai apa yang dicita-citakan serta mencapai sesuatu yang diperjuangkan. eseorang yang gigih, rajin, dan pantang menyerah adalah seseorang yang memiliki daya imajinasi dan kreatifitas yang tinggi karena dengan kedua daya itu, ia senantiasa berusaha memberi berbagi jawaban atas keragaman tantangan yang dihadapinya.

Dalam setiap usaha mengejar mimpi dan harapan, ada - ada saja cobaan yang akan Kita alami, semua itu untuk menguji keteguhan hati serta kesiapan Kita untuk naik ketingkat yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Kita tidak boleh terlalu bernafsu, terlalu ambisius, terlalu terburu - buru, ataupun selalu tak sabar. Kalau Kita terlalu berambisi dan bergerak maju secara membabi buta tanpa perduli kepada pengendalian risiko, Kita akan selalu buta untuk melihat tKita - tKita yang diberikan Tuhan sepanjang perjalanan hidup Kita dalam upaya menemukan mimpi dan harapan. Hak Kita untuk mempercayainya, tapi saya pribadi sangat yakin bahwa Tuhanlah yang telah menciptakan semua naskah cerita untuk kita lakoni secara sempurna dan untuk itu Kita harus melatih diri melalui segala kebaikan, agar mampu memahami semua isyarat - isyarat dari Sang Pencipta secara optimal.

Beberapa tips yang menurut saya dapat membuat / mempertahankan samangat juang

1. Kalau Anda mempunyai kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama pertama yg paling penting adalah mengakui kelemahannya itu. Dengan menyadarinya , Anda akan lebih siap untuk memperbaikinya.

2. motivasikanlah diri Anda untuk mengembangkan sikap pantang menyerah. Sikap ini diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam hidup. orang yg mudah menyerah , frustasi dan mudah putus asa adalah orang yg gagal.

3. Arahkan mata Anda pada tujuan , bukan pada hambatan . Bila Anda memandang pada tujuan , maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya , bila Anda terfokus pada hambatan , Anda akan mudah kehabisan daya juang.

4. Beranilah mengambil risiko namun dengan perhitungan yg mantap , Hadapi dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yg benar bukan berarti seperti orang yg terjun bebas ke jurang, tapi seperti orang yg menuruninya setahap demi setahap dengan persiapan yg matang.Kalau Anda tidak berani mengambil resiko , tentu saja Anda berada pada tempat yg aman , namun Anda tidak akan berkembang.

5. Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian .Anggaplah tantangan sebagai "Sparring Pathner" yg akan membuat Anda semakin kuat , bukan sebagai raksasa yg menelan Anda. Semakin banyak tantangan , semakin berani menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yg kuat.

6. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak akan berhasil bila pada usaha Anda mengalami kegagalan. Belajarlah daridari kegagal itu agar didapat gambaran yg lebih baik lagi.

7. Teruslah berusaha, terkamlah segala kesempatan yg ada , karena kesempatan itu tak datang untuk kedua kalinya !, tidak ada pendobrak kegagalan yg sekuat nilai "kegigihan dan pantang menyerah" . Ingatlah filsofi air yg bisa melubangi batu dengan tetesan yg terus terus-menerus.

8. Imbangi kegigihan Anda dengan pemikiran yg kreatif. Bila perjalanan Anda terhalang oleh batu cadas , Anda tidak perlu membenturkan kepala Anda untuk membuktikan bahwa Anda pantang Menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah bagaiman cara mengatasinya. carilah jalur alternatif !

9. Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan orang lain memotivasi kita. Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan orang lain tanpa hrus mengalaminya sendiri. Dengan cara itru Anda menghemat banyak sekali waktu dan energi Anda yg sangat berharga.


kita seharusnya tidak menjadi pesimis dan berserah diri. Kita harus optimis dan selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik dalam hidup ini. Sehingga untuk menjadikan pribadi pantang menyerah dan tangguh.90 % orang orang yang merasa gagal sebetulnya belum tentu gagal.. hanya saja mereka cepat menyerah.

Semangat adalah makhluk yang tidak konsisten, dan dia bisa membuat Anda terlalu berlebihan dalam bersikap atas sebuah peristiwa yang menguntungkan, atau pun atas sebuah peristiwa yang merugikan. Dia pun bisa menghanyutkan Anda bersama emosi negatif, atau membangkitkan Anda bersama emosi positif. Namun pada akhirnya semangat tergantung kepada sikap Anda, meski semangat sangat berfluktuasi, dia akan mengikuti kemauan Anda, bila Anda mampu memahami pola fluktuasinya yang konsisten.

Jadi, jangan pernah menyerah jika menghadapi tantangan dalam anda menggapai mimpi. Asah diri dan mental kita, karena yakin kita mampu. Ayo abaikan setiap kesulitan dan hambatan. Maju terus demi meraih cita-cita kita. ketika kita bisa mengalahkan rasa ingin menyerah atau putus asa, pasti kita telah membuka satu kemungkinan untuk bisa menggapai mimpi / sukses kita. jadi pelihara dan teruskan semangat pantang menyerah, karena semangat pantang menyerah adalah langkah awal kita untuk menggapai mimpi atau sukses.

"Kegagalan adalah guru kita, bukan penghambat kita, kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda, bukan kekalahan. dan obat dari kegagalan adalah gigih dan pantang Menyerah"

Depok 8 April 2008
READ MORE - Sukses dengan semangat pantang menyerah

Selasa, 15 November 2011

"tohir"

Sebutlah seorang sahabat bernama "Tohir" sesosok yang kerap membantu dalam aktivitas saya dalam melaksanakan pekerjaan di kantor, dengan selalu sebuah senyum terpancar dalam keseharian walau di dalam adanya derita kepedihan dalam kehidupanya.

Pada awalnya saya sedang jenuh dalam kehidupan, merasa diri selalu kurang dan menginginkan sesuatu yang lebih dari apa yang di miliki sekarang, ingin tambahan materi dalam kehidupan yang saya jalani, seperti keluar sifat alamiah manusia yang tidak pernah puas.

Dalam keadaan dan kondisi diatas saya berbincang dengan nya seorang petugas office boy dengan keterbatasan fisik (maaf kaki tidak seimbang), dalam perbincangan dia bercerita bahwa gaji OB pada perusahaan outsource tertentu bahwa hanya sebesar nilai UMR kota tanggerang, saya membandingkan nilai dengan apa yang saya miliki sekarang ternyata jauh berbeda. satu nikmat yang teringkari karena masih merasa pendapatan saya kecil ternyata masih sebuah mimpi bagi orang lain.

Berbicara dengan aspek lain, Tohir bercerita bahwa saat dalam perusahaan outsorcenya dia hanya mendapat Cover Asuransi hanya untuk dirinya tidak untuk keluarganya, membandingkan lagi dengan apa yang saya miliki, tambah besar rasa syukur ini kepada pencipta manusia.

perbincangan terus mengalir, tohir bercerita bahwa Istri tercintanya telah berpulang kesisinya saat melahirkan buah hatinya, semakin diri merasa berdosa dengan istri yang terkadang khilaf muncul adanya rasa kurang bersyukur untuk hal ini, ternyata ada yang berduka tidak memilikinya.

Dan lagi saat ini sesosok tohir belum memiliki banyak hal tetapi dia tetap menjalani dengan rasa riang dan penuh syukur pada sang maha pencipta Dengan rasa syukur yang kita rasakan akan kehidupan kita, maka kehidupan ini akan terasa lebih bermakna, bukan hanya untuk mengejar apa yang belum ada pada diri kita. tapi menekmati dengan apa yang kita miliki.

Hidup terlalu singkat untuk merasa menderita atas hal yang belum pernah kita miliki, akan lebih bermakna dengan mensyukuri apa yang telah kita miliki, semoga sharing ini dapat membuka perasaan syukur kita dan membuat hidup ini lebih bahagia.

Dan Allah akan memberi balasan dan menambah nikmat-Nya kepada orang-orang yang bersyukur.

~ Q ur'an: Surat Ali Imran: 144 ~
READ MORE - "tohir"

Selasa, 02 Agustus 2011

Saya Bahagia

Saya Bahagia

Dalam suatu perbincangan non formal dengan beberapa sahabat saya sempat menanyakan kepada tentang tujuan hidup, menabjubkan hampir semua sahabat mengatakan bahwa tujuan hidup, bekerja meninggalkan keluarga adalah untuk mencapai kebahagian dengan mengumpulkan materi sebanyak mungkin. sempat bertanya kembali pada sahaba, apakah kalian bahagia hari ini, semua sempat diam dan tak banyak berkata bertanda mereka sedang berfikir.

Ya, terkadang kita terlalu terbawa ke dalam alam dogma yang biasa di tanamkan oleh orang tua kita saat kita kecil bahwa kita harus menjadi dokter, insyinyur, pilot atau pekerjaan yang bergengsi dan bergelimangan materi untuk bisa mendapat kebahagian diri. dalam suatu perjalanan tugas mengaudit di daerah pedesaan melihat penduduk desa yang tidak memiliki apapun mereka berkumpul bercanda dengan bahagia, jadi terfikir apakah kebahagian dari sebuah materi, kesuksesan, dan segala kematerian yang ada didunia seperti yang banyak orang cita-citakan...?

Terkadang orang banyak mengeluh, dan terlalu berambisi untuk mencapai sesuatu... Stop.... Kebahagian adalah bukan suatu proses untuk mendapatkan sesuatu... kebahagian adalash suatu proses untuk menciptakan rasa, pada suasa apapun tanpa peduli kesuksesan atau materi apapun. Kabahagian anda adalah hari ini, saat ini, waktu sekarang. ya kebahagian adalah anda ciptakan dengan banyak memandang kelebihan yang anda punya, apa yang telah anda dapat, dan mensyukuri semua yang ada pada diri anda, bukan apa yang anda akan dapatkan. jadi nikmati apa yang ada didalam diri anda maka anda akan mendapatkan suatu kebahagian. Rasa terima kasih adalah kunci menuju hidup bahagia, karena jika kita tidak berterima kasih, maka seberapa pun yang kita miliki, kita tidak akan bahagia – sebab kita selalu ingin sesuatu yang lain atau sesuatu yang lebih terus.

Kita sering tidak menyadari bahwa betapa banyak hal-hal yang kita sebetulnya dapat bersyukur. contoh sedikit saja anda dapat makan 3 kali sehari, anda dapat menyelesaikan pekerjaan anda, anda dapat pulang ke rumah dengan selamat, anda dapat bermain-main dengan anak anda, anda bisa berjalan-jalan bersama teman-teman, anda dapat medengarkan lagu kesayangan anda, anda dalam keadaan sehat, dan masih banyak lagi yang lain. Suatu penelitian mengatakan bahwa orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan rasa syukur dilaporkan tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti dan merasakan kehidupannya jauh lebih baik secara keseluruhan. Mereka bahkan membuat perkembangan yang positif atas pencapaian tujuan-tujuan penting dalam hidup mereka. Bagi saya, kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang positif dan menggairahkan, yang setiap manusia bisa rasakan dari hatinya yang terdalam. Banyak orang berusaha mencari kebahagiaan di tempat-tempat yang salah dan justru berakhir dengan kehidupannya yang jauh lebih menderita dari sebelumnya.

Seorang bijak bernama Rumi suatu saat pernah berkata, ”Kita mencari kalung permata dari ruangan ke ruangan yang sebetulnya ada di leher kita sendiri.” Ini pun sama ketika kita berusaha mencari kebahagiaan. Kita mencarinya ”kemana-mana”, dan kita tidak pernah dengan persis mengetahui dimana kebahagiaan tersebut berasal.Kebahagiaan pun tidak tergantung pada orang lain, seperti anda memiliki orang-orang yang penting di dalam hidup anda (meskipun cinta kasih dan kehadiran orang-orang tersebut dapat menambah keceriaan).

Hambatan terbesar untuk kita bahagia adalah pemikiran yang keliru dari kita sendiri. Sebagai contoh : pemikiran tentang seseorang atau sesuatu yang membuat anda bahagia. Mungkin anda merasakan keceriaan dari seseorang atau sesuatu tersebut, tetapi kebahagiaan tersebut sebetulnya adalah semu dan sementara. Ketika anda tidak bersama seseorang atau sesuatu tersebut, keceriaan itu akan pergi juga bersamanya.

Kebahagiaan adalah suatu hal yang abstrak, tidak bisa dilihat dengan mata, tidak bisa diukur dengan angka-angka tertentu dan tidak bisa dibeli dengan rupiah maupun dolar. Kebahagiaan adalah sesuatu yang dirasakan oleh seorang manusia dalam dirinya. Hati yang tenang, dada yang lapang dan jiwa yang tidak dirundung malang, itulah kebahagiaan. Bahagia itu muncul dari dalam diri seseorang dan tidak bisa didatangkan dari luar.

jadi di mari kita nikmati kebahgian kita pada bulan suci ramadhan ini, nikmati kebahagian anda hari ini, tidak nanti atau beso.... karena saya bahagia.. bagaimana apakah anda bahagia..?
READ MORE - Saya Bahagia

Senin, 24 Mei 2010

Biarkanlah Jiwa Kebaikan Bersemanyam dalam Diri Kita ...

Biarkanlah Jiwa Kebaikan Bersemanyam dalam Diri Kita ...

Tak perlulah kita gundah untuk semua kebaikan yang kita lakukan meski sekuat tenaga kebaikan yang coba kita torehkan untuk orang lain tetapi orang lain tetap tak bergeming, curiga, bahkan menyudutkan dengan tuduhan bahwa seolah mereka mencium aroma kebusukan di balik semua tindakan yang kita lakukan. Risau dan gundah, buanglah jauh-jauh perasaan demikian. Bisa jadi mungkin orang tidak memahami dengan pasti kebaikan yang kita berikan, atau kemampuan atau sumber daya menerima untuk menerima kebaikan kita terbatas, atau bisa jadi memang itu memang sebuah ujian untuk kita hadapi dalam menaiki anak tangga ketulusan.

Janganlah banjirnya pujian membuat kita begitu terlena, atau sebaliknya janganlah pula kita berlama-lama dengan kecewaan yang mendera akibat penerimaan orang lain tidak seperti yang kita harapkan. Karena memang kita tak pernah mengukur sebuah ketulusan dan pamrih. Dan tentunya mendengar pujian adalah sebentuk pamrih juga yang semestinya takdiperlukan dalam sebuah ketulusan. Jelas bukan, putuskan ikatan kekecewaan dari hati kita oleh cibiran dan hinaan orang lain yang terus mengganggu niat baik yang keluar dari lubuk hati yang tulus. Biarkan hati kita mengalir butiran air kebaikan dalam keluasan samudera hati.

Berbuat baiklah terus seakan-akan kita tak menyadari sedang melakukan kebaikan. Semestinya memang kita tak perlu merasa baik, karena di saat kita merasakannya, kebaikan itu mengambil jarak dari kita. Ia menjadi sesuatu yang lain dari diri kita. Semestinya kebaikan menyatu dalam diri kita. Di saat mengasah sebuah pisau, takkan kita dapati ia menjadi tajam, hingga kita berhenti untuk merasakan ketajamannya. Di saat kita melakukan kebaikan, kita tak perlu berusaha untuk menyadarinya. Biarkan kebaikan mengalir begitu saja, karena hanya bila kita berhenti sajalah kita baru bisa merasakannya. Dan di saat berhenti, kebaikan itu bukan lagi milik kita. Di saat kitaberusaha merasakannya, kebaikan itu sudah menjadi milik pisau.

Biarkan orang lain memperlakukan kita sikap atau cara apapun yang mungkin dapat saja begitu menyakitkan hati, biarkan kebaikan kita dihempaskan sedemikian rupa, karena memang mutiara tetaplah mutiara meski terletak di dasar lumpur pekat sekalipun. So, tak ada alasan kita menjadikan hati nelangsa dan gundah gulana. Yang pasti dunia kita tidak akan segera berakhir hanya karena orang lain tak menyukai keberadaan dan segala kebaikan yang kita lakukan, bukan!

(Be inspired from one of my best friends who is so nice and kindness but
some people had done something very unfair to her. Keep smiling!)


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Biarkanlah Jiwa Kebaikan Bersemanyam dalam Diri Kita ...

Selasa, 04 Mei 2010

Keajaiban Pikiran Manusia

Keajaiban Pikiran
Manusia


Pernah saya membaca dalam beberapa artikel dan saya pun mengakuinya bahwa pikiran manusia sungguh ajaib, kenapa¡­? apapun yang kita cari kemungkinan akan kita temukan. Jadi bila kita mencari keburukan, takakan sulit bagi anda untuk menenukanya, dan bila anda mencari keindahan juga pasti akan anda temukan, bukti banyak dari rekan milist ini dapat membuat artikel, cerpen dan puisi yang sangat menawan.

Sebagian besar pengalaman kita tergantung pada cara kita menyikapi hidup ini, ada sedikit cerita tentang dua orang tukang bangunan si Joko dan si baba yang kerjanya sama persis. Dan suatu ketika saya bertanya kepada si joko "apa yang kamu kerjakan¡­?" si joko menjawab dengan negative dan mengasihani dirinya sendiri "Aku duduk disini setiap hari, meletakan satu
bata diatas bata yang lain."

Saya pun beralih bertanya kepada si baba dengan pertanyaan yang sama, tetapi mendapat jawaban yang berbeda dari si baba, dengan mantap penuh percaya diri si baba berkata " Aku seorang pekerja ahli. Aku membantu membangun gedung-gedung yang anda lihat disekitar anda ini, tanpa peran ku gedung-gedung tersebut tak akan pernah terbangun."

Dari cerita diatas jawaban dari kedua tukang bangunan tidak ada yang salah, keduanya benar. Mudah bagi anda untuk mengerti bahwa dalam kehidupan anda bisa mengalami seperti kedua tukang bangunan tersebut dan anda dapat menyikapi dengan cara yang berbeda.

Yaitu cara pertama anda bisa mengambil hikmah, anugerah yang tersembunyi dalam keadaan, atau masalah yang ada dan mengambil pelajaran berharga dari setiap masalah atau keadaan yang ada. Atau anda bisa memilih sikap yang lebih umum yaitu melihat dari sisi sulit dan sisi buruknya sebagai bukti hidup ini keras dan tak adil.

Saya sadari membaca tulisan ini tidak berarti anda akan mampu menyikapi masalah secara lebih positif, (saya pun tidak selalu bisa), tapi selalu menenangkan bisa mengetahui bahwa selalu ada sisi positif dari sebuah permasalahan yang ada. Mungkin ada dari anda yang berkata "tulisan Erwin adalah omong kosong " tapi mungkin beberapa anda akan bisa bertanya pada diri anda sendiri " apa pilihan yang tersedia bagiku atas keadaan/masalah yang kuhadapi saat ini.?"

Satu-satunya pilihan yang paling mudah dan umum adalah berpikir negative menyerah, kalah, berpikir pesimis. Tapi saya meminta anda untuk berfikir sejenak bahwa pilihan tersebut bukan lah pilahan terbaik. Pilihan tersebut membuat situasi menjadi lebih buruk, semakin sulit diatasi dan lebih berat dari keaadaan sebenarnya. Dan membuat orang disekitar anda akan merasa
tertekan dan tidak aman, dan mengurangi kesempatan anda untuk menyelesaikan secara efektif dan menang.

Menurut ingatan saya berdasarkan pengalaman hidup saya, setiap kali saya mampu bersikap positif terhadap sebuah situasi, apa pun itu, sikap itu membuat saya menjadi berkembang dan mendapatkan penyelesaian yang kreatif serta tepat sasaran. Sikap positif mencegah hari-hari buruk menjadi tambah buruk, seperti keadaan kita sedang putus cinta, gagal dalam wawancara kerja, gagal mendapat promosi, salah dalam menempatkan strategi bisnis, gagal mendapat beasiswa, menderita kebangkrutan financial, retaknya hubungan pernikahan, dll. Dengan bersikap positif membuat kita lebih tegar, dan kita pun dapat menemukan hikmah dibalik suatu kejadian yang menyakitkan dan memfokuskan pikiran kesana. Kita pasti bisa jika kita mau untuk berlatih.

Pendek kata bersikap positif membantu kita untuk tidak meributkan masalah dan terlalu dalam. Saya mengajak sahabat-sahabat ku semua untuk berlatih berfikir positif, betapa indah kehidupan ini jika kita isi dengan berfikir positif. Saya yakin anda pun pasti bisa¡­ Mari bersama ciptakan kehidupan yang lebih baik dengan berfikir positif¡­ Lebih baik memiliki sedikit ilmu
untuk diamalkan dari pada banyak ilmu tapi tak terpakai , mari kita berfikir positif. (EA)

" Melakukan perubahan kecil dengan berfikir positif sekarang, untuk mencapai
sukses besar kemudian adalah investasi yang tak memerlukan modal tapi
menghasilkan keuntungan yang besar "¨C (EA)

Depok, 18 July 2007, 22:20
-Blog dalam Proses pembuatan Ulang-

--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Keajaiban Pikiran Manusia

KArena Anda sangat Berpotensi

KArena Anda sangat Berpotensi

Pernah dalam suatu training yang diadakan di tempat saya bekerja membahas tentang menggali potensi diri. dimana oleh seorang rekan dari HRD, saya diminta untuk mengirim tulisan tentang potensi diri, karena perusahaan ingin menggali suatu potensi dari karyawan untuk meningkatkan motivasi karyawan dan meningkatkan daya saing perusahaan dengan menggali potensi diri dari para karyawan yang ada. ya potensi diri adalah suatu kekuatan yang luar
biasa jika kita bisa menggalinya.

Menurut Bahasa Potensi diri merupakan kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal. potensi diri adalah gabungan dari minat, bakat & kemauan kita.

Menurut wikipedia Potensi Secara umum, potensi dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
- Kemampuan dasar, seperti tingkat intelegensi, kemampuan abstraksi, logika dan daya tangkap.
- Etos kerja, seperti ketekunan, ketelitian, efisiensi kerja dan daya tahan
terhadap tekanan.
- Kepribadian, yaitu pola menyeluruh semua kemampuan, perbuatan, serta
kebiasaan seseorang, baik jasmaniah, rohaniah, emosional maupun sosial yang
ditata dalam cara khas di bawah aneka pengaruh luar.

Pada dasarnya setiap manusia memiliki kekuatan dan potensi masing-masing. Tapi sampai saat ini masih banyak yang belum menyadari potensi di dalam dirinya sendiri. Padahal potensi setiap orang sangat menunjang kesuksesan hidupnya jika diasah dengan baik.

Dibanding ciptaan Tuhan yang lainnya, boleh dikata manusia adalah ciptaan yang paling sempurna. Kesempurnaan di sini dapat dilihat dari kelengkapan sisi-sisi manusia itu sendiri, yaitu ada kebaikan ada pula keburukan. Ada kekuatan ada pula kelemahan. Manusia sebagai makhluk berpotensi yang selalu bertumbuh menuju aktualisasi dirinya, harus mengenali kedua sisi tersebut sebaik-baiknya.

Mungkin selama ini sebenarnya Kita Memiliki potensi yang terpendam, coba galilah potensi anda, setelah menganalisis dan menggali potensi diri dengan saksama, mungkin kita dapati bahwa kita memiliki kekuatan personal seperti kreatifitas, ketajaman analisis, penerimaan terhadap hal-hal baru, semangat belajar yang tinggi, serta cita-cita atau tujuan-tujuan pribadi
yang mulia. Tetapi pada saat yang sama, kita merasa memiliki kelemahan seperti kurang disiplin, tidak fokus, kurang konsisten, tidak berani mencoba, atau tidak berani ambil risiko. Yang harus kita lakukan adalah kita harus memaksimalkan potensi atau kekuatan dan sekaligus meminimalkan pengaruh kelemahan kita. dengan berkomitmen untuk menghilangkan
kelemahan-kelemahan.

Beberapa cara untuk memahami potensi diri anda adalah

1. Memahami diri sendiri

Bagaimana kita bisa mengetahui apa potensi diri kita, bila kita tidak memahami diri sendiri, memahami apa kelebihan dan kekurangan kita, karena kita lah yang mengetahui apa kelebihan dan kelemahan kita. Anda bisa mencoba dengan membuat pertanyaan pada diri sendiri, seperti: apa yang membuat anda bahagia; apa yang anda inginkan dalam hidup ini; apa kelebihan dan kekuatan anda; dan apa saja kelemahan anda. Kemudian jawablah pertanyaan ini secara
jujur dan objektif. Mintalah bantuan keluarga atau sahabat untuk menilai kelemahan dan kekuatan anda. hasilnya bisa anda tuliskan dan analisa untuk

mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri.(EA)

2. Tentukan tujuan hidup / mimpi Anda
Setelah memahami diri sendiri, maka langkah selanjutnya adalah kita harus membuat tujuan hidup kita, entah untuk jangka pendek, atau jangka panjang. coba tuangkan tujuan anda dalam suatu buku catatan, saya sarankan untuk menuangkan mimpi secara realistis, atau yang bisa anda capai, dan coba sesuaikan dengan kemempuan atau kelemahan yang telah anda ketahui. hal ini akan memacu pemaksimalan potensi yang ada.

3. Menjaga Kesehatan Fisik Dan Psikologis

Potensi diri juga didasari oleh kesehatan fisik dan psikologis seseorang, seorang yang sehat, fisik dan psikologis juga mempunyai potensi diri yang lebih besar dari pada seseorang yang kurang sehat. Seseorang yang sehat akan mudah mengetahui dan menyalurkan potensi yang ada dibanding yang sedang sakit. dan juga saat Psikologis seseorang sedang kurang baik atau istilah
tidak mood, maka potensi orang itu tidak akan terolah secara maksimal.

4. Menjaga Lingkungan
Lingkungan kita juga berpengaruh dengan pengalian potensi yang ada, dengan lingkungan yang mendukung maka potensi yang kita miliki akan dapat kita gunakan dengan maksimal. penciptaan lingkungan yang baik adalah salah satu cara untuk menggali potensi yang ada.

5.Hilangkan Pikiran Negatif dan Lebih Percaya Diri

Enyahkan pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat langkah anda mencapai tujuan. Setiap kali anda menghadapi hambatan, jangan menyalahkan orang lain. Lebih baik coba evaluasi kembali langkah anda mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Kemudian melangkahlah kembali jika anda telah menemukan jalan yang mantap. Percaya lah bahwa manusia di beri bekal untuk dapat melakukan sesuatu, jika kita percaya diri potensi kita akan semakin tergali.

6 Jangan Pernah Cepat Merasa Puas Diri

Warning, dengan keadaan yang mudah puas diri dapat meninbulkan kemandekan dan berhenti mencoba. Dengan tidak cepat puas diri dapat menjadikan kita peka akan masukkan dari orang lain yang bisa membuat karya kita jauh lebih baik lagi. sesuatu hal yang ingin kita lakukan itu baiknya disertai dengan kemauan yang keras dan berfikir positif bahwa pekerjaan itu dapat kita
lakukan sesuai dengan kemampuan kita

7. Bersihkan Hati

Maksud bersihkan hati?S etiap kreasi yang akan dibuat baiknya diawali dengan niat yang bersih, ikhals karena Tuhan YME dan jangn sampai tanpa kita sadari kita terkerumus ke dalam sifat kesombongan, ingin dipuji dan lain sebagainya. Karena kesombongan akan menutup potensi yang kita miliki, karena kita merasa sudah hebat.


8. Lakukan sekarang
Apapun potensi yang kita punya jika kita tidak dimulai sekarang juga maka tidak akan bermanfaat potensi tersebut. karena tindakan adalah sebuah potensi juga. "Orang yang berpotensi adalah 1% inspirasi (ide atau rencana) dan 99% keringat." Hayatilah bahwa ide atau rencana itu hanya bernilai 1%, yang 99% adalah tindakan.

Seorang sukses berkata kepada seorang profesor dia mengatakan "Kalau bapak akan berenang, maka bapak membaca buku dulu sebanyak satu almari. Bapak ingin menguasai dulu ilmu cara-cara berenang. Tetapi saya tidak seperti itu kalau akan belajar berenang. Saya langsung terjun ke kolam renang, dan saya belajar berenang dengan cara langsung seperti itu."

"Kita belajar dari 10% apa yang kita baca; 20% dari apa yang kita dengar; 30% dari apa yang kita lihat; 50% dari apa yang kita lihat dan dengar; 70% dari apa yang kita katakan; dan 90% dari apa yang kita katakan dan kita lakukan." coba renungkan sekali lagi,"¡Ã„kita belajar 90% dari apa yang kita katakan dan kita lakukan¡Ã„" maka lakukanlah.

Maka Kita harus selalu berusaha untuk mengoptimalkan kemampuan dengan seluruh daya upaya, sehingga menjadi manusia unggul yang selalu berkarya Yakinlah, bahwa setiap manusia berpotensi untuk menjadi orang yang profesional di bidangnya. Untuk itu haruslah ditegakkan disiplin tinggi, serta hal-hal lainnya yang positif.

potensi anda adalah kekuatan anda sebagai langkah awal untuk menggapai mimpi. jadi mulai sekarang ketahuilah dan galilah potensi diri anda Sebagai langkah awal anda menggapai mimpi. dan saya pun yakin bahwa anda adalah orang yang mempunyai potensi... jadi anda adalah calon orang sukses...

karena kitapun berpontensi. Komentar, kritik saran, dan pertanyaan, harap
dapat dilayangkan japri ke erwinarianto@gmail.com. (EA)

Katakanlah,"Hai kaumku! Lakukanlah apa yang dapat kamu (lakukan). Aku pun
melakukan (apa yang dapat aku lakukan). Nanti kamu akan mengetahui. (QS. Az-
Zumar: 39).

¡Ã„dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah
diusahakannya. (QS. An Najm : 39).

Depok, 18 Maret 2008


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - KArena Anda sangat Berpotensi

Aduh saya lagi malas nih

Aduh saya lagi malas nih apalagi habis libur, ketika rasa malas itu datang rasanya tidak ingin saya melakukan apapun, jangan kan untuk berfikir sukses, untuk menggerakkan badan pun seperti susah sekali, maunya istirahat terus terutama tidur, mata mengantuk, fikiran tertutup, badan terasa pegal-pegal. Saya juga sering berdiskusi dengan banyak sahabat, hampir semua orang pernah mengalami rasa malas.Seorang sahabat mengatakan "wah..kalau ada yang nggak
malas, hebatlah". Dari perkataan tersebut saya menyimpulkan bahwa kita semua yaitu orang yang malas dengan yang rajin, yang sukses dengan yang gagal sama-sama menghabiskan waktu 24 jam perhari. jadi tinggal bagaimana kita memanfaatkanya

Memang rasa malas sudah merupakan fitrah dari Tuhan dan kita harus yakin bahwa pemberian Tuhan itu selalu ada manfaatnya, hanya saja permasalahannya terletak pada bagaimana kita mengatasi rasa malas tersebut, mencoba mengambil manfaat atau hikmah dari penanganan rasa malas kita dan belajar melihat dari sudut pandang yang lebih baik. malas biasanya terjadi karena
kita gak tau "tujuan" apa yang sebenarnya kita cari, itulah pentingnya kita membuat GOAL SETTING

Tanamkan bahwa hidup ini milik Anda maka segala sesuatu yang Anda lakukan akan berpengaruh diri Anda sendiri. Jika Anda malas maka Anda akan menjadi orang biasa-biasa saja. Tapi jika Anda berhasil menyingkirkan rasa malas itu maka Anda telah menjadi orang yang cemerlang dan menuju sukses.dan saya akan berusaha membangkitkan semangat ketika malas itu datang dengan berfikir "this is my body and I can do whatever i want to it. I can push it, tweak it and listen to it". Dan beberapa saran untuk mengatasi rasa malas adalah:

1. Identifikasi sebab rasa malas

Mengidentifikasi latarbelakang penyebab timbulnya rasa atau sifat malas. Tiap orang akan memiliki derajad faktor penyebab yang berbeda. Apakah karena faktor intrinsik (dalam diri orang bersangkutan) ataukah ekstrinsik (luar) atau karena faktor kedua-duanya. Kalau dari unsur intrinsik relatif lebih bisa dikendalikan ketimbang unsur ekstrinsik. Beberapa unsur intrinsik adalah pengetahuan, sikap, kemampuan dan pengalaman serta percaya diri dalam
memahami makna bekerja.Dengan diketahuinya faktor-faktor tersebut seharusnya mulai timbul "keyakinan" bahwa sifat malas akan dapat diatasi.

2. Membuat Tujuan/ Memiliki Impian
Orang yang malas biasanya tidak memiliki motivasi untuk berkembang ke arah kehidupan yang lebih baik. Sementara orang yang tidak memiliki motivasi biasanya tidak memiliki tujuan-tujuan hidup yang pantas dan layak untuk diraih. Dan orang yang tidak memiliki tujuan-tujuan hidup, biasanya sangat jarang bahkan mungkin tidak pernah menuliskan resolusi atau komitmen-komitmen pencapaian hidup. Supaya motivasi muncul, seseorang harus berani memutuskan tujuan-tujuan hidupnya. Menurut Andrias Harefa dalam bukunya Agenda Refleksi dan Tindakan Untuk Hidup Yang Lebih Baik,kita harus membuat komitmen atas apa saja yang ingin diselesaikan, dicapai, dimiliki, dilakukan, dan dinikmati (disingkat secamilanik). Contoh komitmen; "pada ulang tahun yang ke .... saya sudah harus menyelesaikan buku yang saya tulis, meraih promosi pekerjaan, mencapai gelar S-3, memiliki rumah dan mobil, melakukan sejumlah kunjungan ke mancanegara, dan menikmati kebahagiaan bersama keluarga."

3. Permainan pikiran.
Ketika kita ingin melakukan sesuatu dan tiba-tiba rasa malas muncul, jangan
pernah mengucapkan ataupun berpikiran negatif seperti "ah.cape nih,
sepertinya tidak akan benar". Lebih baik berpikiran positif seperti
"wah..sepertinya asyik nih.come on semangat..semangat,dll. Karena
bagimanapun juga energi yang digunakan untuk berpikiran yang negatif dengan
positif itu adalah equal alias sama, jadi bukankah lebih baik apabila kita
hanya memasukkan pikiran yang positif saja. Otak secara otomatis akan
menerima perintah dan masukan dari kita. Kalau berpikiran malas, pasti
rasanya malas terus, otak kita akan mencari alasan supaya kita menjadi
malas. "Apa yang anda pikirkan akan menjadi kenyataan" (Quantum Learning).

Kemudian jika kita melakukan sesuatu harus sesuai mood dan kalau tidak mood
maka yang ada hanya malas, yakinlah tidak akan sempurna, seharusnya mood
atau tidak, kerjakan saja. Justru mood itu datang saat kita sedang melakukan
suatu kegiatan, bukan sebelum kegiatan tersebut akan dilakukan. Masalah
penampakan mood itu hanya sebuah alasan sebagai persembunyian akan rasa
malas tersebut. Jadi Intinya kerjakan saja dan selalu berpikiran positif,
semua itu akan membuat hidup lebih hidup.. Rasa malas tidak akan pernah
hilang jika kita terus berpikiran malas dan hanya menunggu malasnya hilang.

4. Melakukan proses Pembelajaran

Proses pembelajaran yang lebih intensif lagi melalui aktif berkomunikasi dan
atau bergaul dengan para akhli dan dengan bekarja keras-cerdas (semacam
sosialisasi). Itu sangat membantu untuk meningkatkan pemahaman tentang makna
bekerja yang lebih dalam, dalam kita mencapai tujuan kita atau menggapai
mimpi. Di sisi lain sifat malas dipandang tak ada gunanya. Dengan kata lain
lewat pembelajaran akan tumbuh kesadaran, minat, keinginan, dan kegiatan
nyata. Sebut saja motivasi untuk bekerja keras dan cerdas secara bertahap
akan tumbuh berkembang menjadi perilaku keseharian (terinternalisasi).


5. Pergaulan Dinamis

Situasi atau lingkungan di mana kita berada sungguh ada pengaruhnya. Orang
yang mulai dihinggapi rasa malas sangat dianjurkan agar menjauhi mereka yang
juga mulai diserang kebosanan, putus asa, rasa enggan, apalagi negative
thinking. Sepintas, berkeluh kesah dengan mereka dengan orang-orang seperti
itu dapat melegakan hati. Ada semacam rasa pelepasan dari belenggu
psikologis. Walau demikian, dalam situasi malas sedang menyerang, mendekati
orang-orang yang sedang down sama sekali tidak menolong satu sama lain. Rasa
malas dan kebuntuan justru bisa tambah menjadi-jadi. Ini bisa menjerumuskan
masing-masing pihak pada pesimisme, keputusasaan, dan kemalasan
total.


6. Disiplin Diri

Mengutip perkataan Bapak Andrie Wongso, seorang motivator handal Indonesia,
yang bunyinya; "Jika kita lunak di dalam, maka dunia luar akan keras kepada
kita. Tapi jika kita keras di dalam, maka dunia luar akan lunak kepada
kita". Jika kita mau bersikap keras pada diri sendiri, dalam arti menempa
rasa disiplin dalam berbagai hal, maka banyak hal akan bisa kita kerjakan
dengan baik. Sikap keras pada diri sendiri atau disiplin itulah yang umumnya
membawa kesuksesan bagi karir profesional yang ingin menggapai mimpi atau
sukses.

7. Jangan Membuat Alasan, lakukan Sekarang Juga

Untuk mengatasi rasa malas, kerjakan saja apa yang menurut Anda harus
dilakukan. Jangan ditunda dan jangan mencari alasan! Apapun alasan untuk
menunda pekerjaan itu, lupakanlah! Sebab sebagian besar alasan adalah alasan
yang dicari-cari.. Seringkali juga orang yang malas menutupi alasan malas
itu dengan alasan lain yang "elegan", sehingga terkesan bagi orang lain
sebagai alasan yang logis, seperti dengan mengatakan "saya sibukdengan
urusan lain yang lebih penting", "saya menunggu waktu yang tepat
untukmelakukannya", "saya sedangmempersiapkan diri untuk melakukannya", dan
lain-lain. Namun hati kecilnya tak dapat dibohongi. Sebenarnya iamenunda
melakukan pekerjaan itu hanya karena malas melakukannya. Mengatasi RasaMalas
Bagaimana caramengatasi rasa malas? Banyak cara yang telahditawarkan para
pakar untuk mengatasinya, tapi cara yang paling efektif adalah : Just do it!
lakukan saja, tanpa menunda!.


8. Berdoa

Dan tips yang terakhir yang saya berikan adalah Berdoa, meskipun dengan
semangat yang menggebu, dan terus mencari cara untuk menghilangkan malas,
tetap saja kalau tanpa seizin -Nya, semua itu tidak akan pernah berhasil.
Supaya kita tidak jadi orang yang sombong, banyak - banyaklah berdoa karena
doa merupakan suatu pengharapan yang akan membuat kita selalu termotivasi
khususnya secara psikologis. Kata - kata yang diucapkan dalam doa akan
menjadi suatu pemikiran yang positif bagi kita. Lalu apa yang kita lakukan
setelah kita berdoa ? jawabnya adalah ikhtiar/ berusaha


Perlu diingat bahwa yang benar-benar ada itu adalah orang yang rajin dengan
yang malas, bukan yang pintar dengan yang bodoh, karena kita itu semuanya
makhluk yang unggul, coba bayangkan sebelum kita terlahir ke dunia ini kita
sudah bersaing dengan berjuta-juta sperma, dan kitalah yang keluar sebagai
pemenangnya. Mungkin masih banyak cara-cara yang lain, tapi semoga cara-cara
diatas bisa menghilangkan atau minimal mengurangi rasa malas kita. Tapi
semuanya kembali kepada diri kita sendiri karena rasa malas akan terus
menghantui kalau kitanya sendiri tidak pernah ada keinginan kuat untuk
menghilangkannya

Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar, jika
kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap
tinggal di alam impian. Jadi, kalau Anda ingin sukses, jangan mempermudah
munculnya rasa malas.

Karena itu, just do it! Lakukan sekarang juga! Karena jika Anda menundanya
maka semakin malas dan takut Anda untuk melakukannya. Sebaliknya semakin
tidak ditunda, semakin bersemangat dan termotivasi Anda untuk melakukannya..
Karena mengatasi kemalasan adalah sebuah langkah awal dalam menggapai
mimpi/sukses....


"malas atau rajin dapat di sugesti oleh diri kita masing-masing....maka
sugestilah diri kita....SAYA BUKAN ORANG PEMALAS !!!!"(EA)


Depok, 17 Maret 2008


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Aduh saya lagi malas nih

Peran Tingkah Laku dalam Menggapai Sukses

Suatu hal kecil yang terkadang dilupakan orang dalam menggapai sukses adalah
pengontrolan tingkah laku. pembelajaran tingkah laku adalah sebuah soft
skill yang harus dimiliki seseorang dalam menggapai sukses, kenapa? karena
kita Sebagai Individu kita sering dinilai dari tinkah laku kita, manusia
dapat dipengaruhi hidupnya oleh tingkah lakunya sendiri.jadi saya
menyimpulkan bahwa pondasi dari sebuah kesuksesan adalah tingkah laku.

Perlu diketahui bahwa tingkah laku yang kita miliki sekarang bukanlah
sesuatu yang sudah ada sejak kita lahir melainkan suatu hal yang terus
berkembang seiring dengan berjalannya roda kehidupan kita masing-masing.
Jika memiliki tingkah laku yang negatif, akan menjadikan kita sebagai batu
sandungan bagi diri kita sendiri. Orang-orang dengan tingkah laku yang
negatif akan menghadapi masa sulit dalam mempertahankan persahabatan,
pekerjaan, pernikahan dan hubungan secara umum, maupun dalam menggapai
mimpi.

karena kita tidak hidup sendiri didunia. manusia adalah mahkluk sosial, yang
akan selalu membutuhkan dan berinteraksi dengan sesama. dan dalam menggapai
sukses dan mimpi kita kita membutuhkan orang lain, jadi kita harus dapat
mempuyai tingkah laku yang baik agar kita dapat menggapai mimpi atau sukses.
beberapa hal utama yang mempengaruhi tingkah laku seseorang adalah

1. Lingkungan

Yang disebut dengan lingkungan adalah mulai dari tempat tinggal kita
(rumah), sekolah, kantor sebagai tempat kerja kita sehari-hari, media massa
yang kita tonton/dengar/baca setiap hari, latar belakang kebudayaan, latar
belakang agama, latar belakang tradisi, latar belakang kepercayaan,
lingkungan sosial serta lingkungan politik. salah satu lingkungan baru
adalah lingkungan virtual/internet, yaitu bisa berupa blog ataupun milist
yang kita ikuti saat ini

Di dalam lingkungan yang positif, output yang dihasilkan dari performa
seseorang akan meningkat, sebaliknya di dalam lingkungan yang negatif,
performa yang pada dasarnya sudah baik justru akan menghasilkan output yang
kian menurun.

Corak kebudayaan di setiap tempat selalu berawal dari kedudukan yang paling
atas atau pimpinan kemudian mempengaruhi kedudukan yang lebih rendah di
bawahnya, tidak pernah sebaliknya. Sebagai contoh, bilamana pemerintahan
suatu negara dilingkupi dengan atmosfer yang penuh dengan
kecurangan/kelicikan maka secara umum Anda akan menemukan bahwa orang-orang
yang berada di bawah pemerintahan tersebut juga memiliki karakter yang tidak
jauh berbeda, demikian sebaliknya.

2. Pengalaman

Kebiasaan kita dalam bertingkah laku berubah seiring dengan pengalaman kita
terhadap orang lain dan peristiwa yang terjadi di dalam hidup kita. Jika
kita memiliki pengalaman yang positif dengan seseorang, maka secara natural
kita akan bersikap positif pula terhadap orang tersebut, demikian juga
sebaliknya.

3. Pendidikan
Pendidikan yang dimaksudkan di sini mencakup baik pendidikan formal maupun
pendidikan informal, tidak sekedar jenjang akademik. Sering kali kita tidak
menyadari bahwa kebutuhan kita terhadap informasi terpenuhi akan tetapi
sangat kekurangan dalam hal pengetahuan dan kebijaksanaan. Pendidikan
seharusnya tidak hanya mengajarkan kita bagaimana agar dapat tetap hidup
tetapi juga bagaimana kita seharusnya menjalani hidup.

Secara jujur, saya pribadi menyukai seseorang yang memiliki tingkah laku
yang baik atau positif, dan menurut pengamatan saya seseorang yang
bertingkah laku positif akan lebih mudah menggapai sukes, contoh tingkah
laku positif adalah Seseorang yang ramah, Bersahabat, Suka Belajar, Suka
menolong, Enak Untuk diajak tukar pikiran, selalu berpikir positif, ataupun
tingkah positif lainnya.

Karena seperti kita ketahui bersama bahwa tingkah laku seseorang terbentuk
mulai pada saat dia lahir ke dalam dunia ini, kemudian terus berkembang
seiring dengan berjalannya roda kehidupan seseorang, dan masa yang terbaik
untuk membentuk karakter seseorang adalah pada masa pertumbuhan seseorang,
mulai dari masih di dalam kandungan, masa balita, kemudian masa anak-anak,
sampai seseorang beranjak dari remaja menjadi dewasa adalah masa yang tepat
untuk membentuk karakter/ tingkah laku seseorang.

Bagaimanakah cara membentuk atau mempertahankan tingkah laku yang positif?
Hal yang pertama adalah kepekaan terhadap hal-hal mendasar yang dapat
membentuk tingkah laku yang positif, kemudian seseorang juga harus memiliki
keinginan untuk menjadi seseorang yang positif, dan meningkatkan disiplin
dan dedikasi untuk mempraktekkan hal-hal tersebut di dalam kehidupan
sehari-hari. Lalu bagaimana agar kita bisa bertingkah laku positif, berikut
tips yang menurut pengamatan saya dapat membuat kita bertingkah laku
positif/baik.

1. Selalu Berfikir baik / berperasangka baik

Dalam agama Kita biasanya dituntuk harus menjadi seorang yang baik. Kita
harus fokus terhadap hal-hal yang positif di dalam hidup kita. Mulailah
dengan melihat seseorang akan hal-hal yang baik, daripada mencari-cari
kekurangan atau kesalahan yang terdapat pada orang tersebut. karena kalau
kita terbiasa berfikir baik, tiada beban hidup yang akan kita terima terlalu
berat. dan kita akan bisa beraktifitas atau melakukan sesuatu dengan baik

2. Lakukan sekarang, jangan menunda

Sering kali kita melakukan penundaan terhadap hal-hal yang ada di dalam
hidup kita, dan sering kali pula ketika kita mengetahui bahwa kita telah
melakukan penundaan, hal tersebut malahan akan menyebabkan penyesalan di
dalam diri kita masing-masing. Melakukan penundaan adalah hal yang buruk
untuk dilakukan. Kebiasaan melakukan penundaan akan lebih melelahkan kita
dibandingkan usaha yang diperlukan untuk menyelesaikannya.Sebuah tugas atau
pekerjaan yang terselesaikan adalah sesuatu hal yang memuaskan dan membuat
kita bersemangat, sebaliknya sebuah tugas yang tak terselesaikan sangatlah
memboroskan tenaga layaknya seperti kebocoran.

Janganlah kita menunda segala sesuatu hal yang dapat diselesaikan hari ini
juga, karena hal tersebut pada akhirnya akan menyebabkan kita menyesal. Jika
Anda ingin membentuk serta mempertahankan tingkah laku yang positif, Anda
harus membiasakannya mulai dari sekarang dan saat ini juga.

3. Selalu bersyukur

Ketika seseorang yang oleh sebab kecelakaan atau pun penyakit yang
dideritanya, orang tersebut mengalami kebutaan atau kelumpuhan bagian tubuh,
tetapi pada akhirnya memenangkan sebuah hadiah yang nilainya ratusan juta
rupiah. Berapa banyak dari kita yang ingin bertukar tempat dengannya? Tidak
banyak. Mengapa? Karena kita terlalu sibuk untuk memperhatikan hal-hal yang
tidak kita miliki seperti kehilangan penglihatan atau hal-hal
lainnya.Perhatikanlah kebaikan-kebaikan yang ada di dalam diri Anda, bukan
masalah-masalah Anda atau pun kekurangan-kekurangan Anda.

Terkdang kita selalu melihat kekurang-kekurangan atau yang tidak kita
miliki, sehingga kita tidak dapat menysukuri atas apa yang telah kita
miliki. contoh kadang kita jenuh dalam bekerja, apakah kita pernah berfikir
orang yang punya pekerjaan. Memang hal ini disebabkan karena keinginan
manusia yang tidak pernah terbatas. dengan bersyukur kita bisa menikmati apa
yang kita punya, dan kan membentuk sebuah pola tingkah laku yang
menyenangkan/positif

4. Mau Untuk terus Belajar

Apakah kita benar-benar mendapat pendidikan di bangku-bangku sekolah atau
sebuah perguruan tinggi? Mungkin sebagian akan menjawab ya, akan tetapi
lebih banyak lagi yang akan menjawab tidak. Bukan berarti bahwa kita tidak
memerlukan hal-hal yang dapat kita peroleh dari bangku sekolah, katakanlah
informasi, pengetahuan, dan lain-lain. Akan tetapi kita perlu mengetahui hal
yang sebenarnya dari sebuah pendidikan.

Bagaimana caranya? Dengan melakukan kegiatan belajar secara kontinu
terus-menerus baik itu dengan membaca buku, membaca sumber-sumber informasi
lain seperti media cetak dan elektronik, serta menghadiri seminar-seminar
untuk lebih melengkapi pengetahuan kita. Dan akan lebih baik lagi bilamana
kitalah yang mengadakan seminar-seminar tersebut. Sebab dalam hal belajar
dan mengajar, sebenarnya keuntungan yang lebih besar terdapat di dalam diri
sang pengajar. Karena dengan melakukan hal tersebut, dia sedang melatih
dirinya sendiri tentang seuatu subjek (latihan secara terus- menerus akan
menuju kesempurnaan). dari contoh kecil, dengan terbiasa menulis mengirim
tulisan dar milis hal ini memacu saya untuk terus belajar kembali, hal ini
juga semakin saya memahami apa yang saya sebelumnya kurang mengerti. dan
dengan terus memacu otak saya untuk dapat menulis dan berbagi untuk sahabat,
saya mengalami suatu pemahaman bahwa otak/pikiran manusia adalah sumber
informasi yang tidak terbatas.maka saya menulis terus dengan modal ke
ikhlasan tanpa pamrih. maka cobalah untuk terus belajar.

Seseorang bisa dan mungkin menjadi sukses dengan atau tanpa pendidikan
formal jika memiliki hal-hal berikut ini; karakter, komitmen, itikad,
sopan-santun, keberanian dan semangat. dan jangan lupa pelajaran tidak hanya
dibangku pendidikan formal, kita bisa belajar dari lingkungan, dari alam,
dari masyrakat, dan dari manapun.

5. Menghargai diri sendiri/ Self-Esteem

Apakah self-esteem tersebut? Self-esteem adalah bagaimana perasaan kita
terhadap diri kita sendiri. Ketika kita sendiri merasa bahwa diri kita itu
adalah baik, maka performa kita akan meningkat seiring dengannya.

Bagaimana kita membentuk hal tersebut? Cara yang paling cepat dalam
melakukan hal tersebut adalah dengan melakukan sesuatu kepada seseorang yang
tidak dapat dibalas dengan uang atau pun sejenisnya. Sebab di dalam dunia
ini, manusia dapat dikategorikan menjadi dua kategori besar, yaitu sang
penerima dan sang pemberi. Sang penerima dapat makan dengan nyaman, akan
tetapi sang pemberi dapat tidur dengan nyaman. Pemberi mempunyai self-esteem
yang tinggi, sikap yang positif dan mereka melayani masyarakat. saya
menikmati menulis dan menjadi sahabat bagi semua.

6. Jauhi pengaruh Buruk

Ada beberapa hal-hal yang harus kita hindari di dalam hidup kita ini, supaya
kita tidak ikut tersejerumus ke dalamnya.

Hal pertama yang harus kita hindari adalah orang-orang yang negatif. Tahukah
Anda bahwa di dalam ilmu beladiri, Anda akan diajarkan untuk menghindari
sebuah serangan. Jadi daripada Anda melakukan pertahanan (blocking), Anda
akan dianjurkan untuk melakukan langkah menghindari. Mengapa? Karena untuk
melakukan blocking Anda memerlukan tenaga. Jadi daripada menghabiskan tenaga
untuk melawan lebih baik Anda menghindar. Sama halnya dengan ilmu bela diri
tersebut, ketika Anda meladeni orang-orang yang ingin mencelakakan Anda atau
ingin memberikan pengaruh negatif terhadap Anda, Anda harus menghindar.
Tetapi untuk melakukan hal tersebut, hal yang harus Anda lakukan terlebih
dahulu adalah menyadarinya.

Jangan biarkan orang-orang yang negatif menjerumuskan Anda. Ingatlah bahwa
karakter seseorang tidak hanya dinilai oleh tempat dia bekerja atau pun
tempat-tempat yang sering dikunjunginya tetapi juga tempat-tempat yang tidak
ia kunjungi.

Hal lainnya adalah obat-obat keras dan alkohol, hal-hal ini sangatlah
menjerumuskan kita. Seperti kita ketahui bahwa hal seperti meminum minuman
keras menjadi suatu hal yang umum di mata masyarakat, mereka melakukannya
untuk merayakan sesuatu, atau sekadar menemani teman, atau untuk
menyenangkan hati bos ketika sedang menemaninya minum atau pun hanya untuk
menghilangkan stress, ketahuilah bahwa hal tersebut dapat membawa kita ke
dalam masalah-masalah baru yang tidak kita kehendaki dan akan makin
menjerumuskan kita bila kita segera menyadarinya dan menghentikannya.
Berikutnya adalah pornografi, tahukan Anda bahwa sebagian besar penyebab
kasus pemerkosaan yang terjadi dewasa ini disebabkan karena sang pelaku
telah mengonsumsi hal-hal yang berbau pornografi sebelum dia melakukan
tindak kejahatan tersebut.

Tontonan negatif. Contohnya adalah film-film yang sekarang beredar penuh
dengan warna kekerasan, kejahatan, kriminalitas dan segala sesuatu yang
berbau negatif. Hal ini akan membahayakan terutama bagi anak-anak karena
pada masa mudalah seseorang itu justru lebih mudah terpengaruh.
Hal lainnya adalah musik keras. Tahukan anda bahwa musik-musik keras yang
kita dengar serta tontonan yang kita lihat secara tidak sadar akan
mempengaruhi kita. Sebuah tes musik pernah dilakukan terhadap dua buah
tanaman, yang satu didekatkan dengan radio yang memutar musik-musik keras,
sedangkan yang lainnya didekatkan dengan musik yang memutar musik-musik
klasik. Hasilnya? Tumbuhan yang pertama layu keesokan harinya, sedangkan
yang lainnya tetap segar dan bahkan lebih segar. Menarik bukan?. Satu hal
kritik untuk TV sekarang. Adakah tayangan yang layak untuk anak-anak, saat
ini saya tidak mendapatkan lagu-lagu untuk anak-anak, dan lagu yang
dinyanyikan anak-anak adalah lagu orang dewasa, sungguh ironi.

7.Mulailah untuk menyukai hal-hal yang kita perlukan

Ada hal-hal yang perlu kita lakukan meskipun kita tidak menghendakinya,
Contohnya seorang ibu yang harus menjagai anak-anaknya. Hal tersebut
bukanlah permainan dan mungkin bahkan menyakitkan atau melelahkan. Akan
tetapi jika kita belajar untuk menyukainya, hal yang tidak mungkin dapat
menjadi hal yang mungkin.

8. Salalu Mulai Hari Dengan Positif

Karena memulai hari dengan positif akan berpengaruh dalam kehidupan
kesehariaan anda. dan dangan memulai melalui harihari yang positif anda
telah memulai langkah awal anda menjadi orang bertingkah laku positif dan
anda sudah memulai langkah awal menggapai mimpi anda. Membaca atau mendengar
sesuatu yang positif di pagi hari akan melatih kita untuk merespon terhadap
hal-hal yang positif di dalam hidup kita. Dan apabila kita melakukan dengan
telaten, maka hal tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan yang pada akhirnya
memberikan efek yang positif bagi diri kita sendiri.
Cobalah bertingkah laku positif, dan anda akan merasakan perdaan yang luar
biasa dalam kehidupan anda. tapi seperti biasa hidup adalah suatu pilihan,
bagaimana anda memilih, untuk dapat bertingkah laku positif, dan mendapatkan
hasil yang luar biasa, atau bertingkah laku negatif dan anda dapat merasakan
sendiri apa yang akan anda dapatkan.Ayo kita mulai bertingkah laku positif

Manusia pada dasarnya tidak berakhlak baik atau buruk, bagus atau jelek.
Manusia mempunyai potensi untuk bertingkah laku baik atau buruk, tepat atau
salah berdasarkan bekal keturunan, Pengalaman, pendidikan dan lingkungan.
kita dapat memulai bertingkah laku positif dari lingkungan sekitar kita,
seperti dirumah, kantor dan lingkungan sosial Anda. Dan bertingkah laku
positif adalah sebuah langkah awal anda menggapai mimpi/sukses.

"Tingkah Laku adalah hal kecil yang membawa perubahan besar dari hidup Anda"


Depok, 13 Maret 2008
READ MORE - Peran Tingkah Laku dalam Menggapai Sukses

Saya Tidak Punya Waktu..

Saya Tidak Punya Waktu..

Saat ini saya sedang terkejar deadline untuk membuat presentasi hasil audit yang akan dipresentasikan pada President direktur, dan saat ini seakan waktu yang saya punya tidaklah cukup, padahal Kita semua diberi anugrah oleh Tuhan YME berupa waktu yang sudah ditentukan lama dan tidaknya. Jatah waktu yang kita miliki tak dapat ditambah atau dikurangi.Waktu yang dimiliki semua orang jumlahnya sama. 24 jam sehari.

Tetapi yang menjadi persoalan bukan lama atau tidaknya kesempatan waktu yang kita miliki, melainkan seberapa pandai kita menggunakan waktu tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat bagi diri kita sendiri maupun orang lain dan alam semesta. Waktu adalah anugrah yang sangat berharga, jauh lebih bernilai dibandingkan materi sebesar apa pun. Demikian pentingnya waktu yang tak lain adalah nasib dan kehidupan kita sendiri. Bila kita menyia-nyiakan waktu, sama seperti kita mematikan masa depan dan membunuh diri kita secara perlahan. Oleh sebab itu manfaatkanlah waktu hanya untuk tujuan-tujuan yang positif.

sukses merupakan hasil dari kebiasaan. Oleh sebab itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperlancar bagaimana Anda menggunkan waktu, yakni dimulai dengan kebiasaan Anda (kontrol diri). Dan kebiasaan ini dimulai sebagai pembuatan keputusan secara sadar.

Penanaman disiplin akan waktu, menghargai waktu sejak kecil merupakan hal penting. Dengan demikian, ia akan terbiasa untuk mengatur hidupnya secara mandiri dan optimal untuk merencanakan berbagai macam aktivitas.

untuk melaksanakan manajemen waktu yang optimal, memang perlu ditunjang dengan adanya keinginan yang kuat, tindakan yang terus menerus, aktif, lapang dada, penuh optimisme, berpengetahuan luas, mampu memadukan berbagai pemikiran dan mampu mengendalikan emosi dalam banyak kasus, sukses bukan dihasilkan dari hal yang tak biasa, tapi lebih sebagai hasil dari kemampuan seseorang untuk 'menguasai keduniawian'.

Dengan konsisten menampilkan seluruh tugas penting yang belum sempurna, sejalan dengan waktu aktivitas ini akan berubah jadi pencapaian besar. Berikut beberapa tips sederhana yang dapat diikuti untuk melakukan pengaturan waktu yang lebih baik:

- Jangan Menangguhkan. Lakukan saat ini juga. Saat orang menunda sesuatu, itu berarti membunuh daya gerak pencapaian pada tujuan saat ini dan menghalangi kesempatan di masa mendatang lantaran waktu yang tersumbat. Cara untuk mencegah penundaan adalah dengan merancang deadline untuk tujuan yang harus dicapai. Menghindari deadline terakhir membawa penundaan yang diatur tujuan sebagai perantara untuk mencapai setingkat demi setingkat menuju tujuan.

- Ketahui Aktivitas Anda. Memori adalah penuntun yang payah, jika ini berhubungan dengan menetapkan bagaimana Anda melewatkan waktu Anda. Cara terbaik untuk merekam aktivitas Anda sepanjang hari adalah dengan mendata apa yang Anda lakukan. Kebanyakan orang akan menemukan kalau mereka memiliki tiga jam dalam tiap hari yang sebenarnya dapat digunakan untuk hal yang lebih membangun atau tindakan yang efisiean. Kurangi waktu yang Anda gunakan untuk bertelepon, membolak-balik majalah atau surfing di web yang tak mengahasilkan apapun, dan batasi kegiatan-kegiatan yang tak penting.

- Buat Jadwal yang tepat. dalam memanfaatkan waktu yang efisien, pembuatan jadwal dalam agenda hidup, akan membantu kita lebih efektif dalam mengelola waktu dan mempercepat kita mencapai sukses

- Berkonsentrasi Pada Hasil. Banyak orang melewatkan waktu mereka sepanjang hari dengan aktivitas yang hiruk-pikuk, tapi hanya sedikit membuahkan hasil. Itu semua terjadi karena mereka tak berkonsentrasi pada hal yang benar. Jangan terkecoh antara bekerja secara efisien dan bekerja secara efektif. Aktivitas dapat memang kadang dapat membebaskan dari tekanan tapi itu tak mencapai tujuan Anda. Dengan lebih berkonsentrasi pada sedikit preoritas 'utama' secara teratur. Anda dapat mencapai lebih banyak hal dalam waktu singkat.

- Gunakan Waktu Perjalanan Dengan Bijaksana. Sangat mudah untuk mengabaikan waktu yang dilakukan untuk menempuh perjalanan dalam penafsiran manajeman waktu. Pertimbangkan dengan hati-hati apakah ini merupakan waktu yang sesuai dimana Anda dapat juga menggunakannya secara lebih produktif. Sebagai
contoh, jika Anda memilih naik bus atau kereta untuk menuju tempat kerja, apakah ini menyediakan kesempatan untuk membuat penggunaan waktu Anda jadi lebih baik? Atau jika Anda nyetir sendiri, apa Anda bisa mendengarkan rekaman pendidikan atau motivasional yang dapat membuat Anda memperbaiki ketrampilan dan lebih produktif

- Bangun Rancangan Aksi. Sebuah rencana tindakan merupakan daftar pendek dari tugas yang harus dilengkapi untuk mencapai sebuah tujuan dimana fokus utamanya adalah pencapaian tujuan dan langkah untuk mencapainya secara spesifik dari pada hanya membuat tujuan untuk dicapai dalam periode waktu.

Kapanpun Anda ingin mencapai sesuatu, buat gambaran gamblang dari rencana tindakan, ini akan memberi Anda kesempatan untuk lebih berkonsentrasi pada tahap pencapaian itu, dan memonitor progress pencapaian.

- Merespon Dengan Cepat. menyelesaikannya urusan Ketika memungkinkan itu ada, lakukan tindakan pada hari yang sama saat Anda menerimanya. Jangan biarkan pikiran Anda jadi bertumpuk dengan hal yang tak berguna.

- Bersikap Tegas. Belajarlah berkata tidak pada orang lain. Waktu Anda sangat berharga. Jadi jangan biarkan orang lain menentukan atau memanfaatkan Anda untuk kepentingan rencana mereka. Batasi gangguan sebisa mungkin. Tutup pintu Anda, matikan nada dering telepon atau minta dengan terus terang agar Anda tidak diganggu.

- Jadwalkan Waktu Untuk Bersantai. Saat Anda mengatur waktu dan bisnis Anda, pastikan untuk menyisihkan saat untuk bersantai.

Dengan kita bisa memanfaatkan atau memanage waktu yang ada kita dapat menciptakan peluang yang lebih besar, peluang untuk usaha lebih baik, peluang untuk beribadah lebih baik, peluang untuk kerja lebih baik, atau peluang menajadi sukses akan dapat di capai lebih singkat jika kita bisa memanfaatkan waktu

Banyak waktu, kesempatan terbuang dengan sia-sia. Banyak potensi yang diabaikan begitu saja. Dan tidak sedikit keterampilan yang dibekukan. Hal tersebut terjadi karena ketidaktahuan akan tujuan hidup. Tidak tahu mau dibawa kemana raga, pikiran, dan harapan. Sangat disayangkan. Sementara

waktu bergulir begitu cepat. Kalau tidak dicari bersiap-siaplah untuk terlunta-lunta. Tanpa tujuan yang jelas.

Untuk itu, kita harus sebaik mungkin memainkan hidup. Terampil merebut cita-cita, terampil menyusun rencana, , konsisten, dalam megatur waktu, karena waktu tidak akan bisa berputar kembali, sekali waktu terbuang, tak kan pernah waktu kembali. Lets' work hard and work wmart.Dengan kata lain,kita harus pandai-pandai meniti di atas titian waktu.

Orang yang sukses dan cerdas memanfaatkan waktu akan dapat mengerjakan banyak hal yang bermanfaat bagi kehidupannya, dan orang malas dan bodoh selalu membuang-buang waktu dengan sia-sia. dimana kah kategoi anda. dansalah satu langkah awal untuk menggapai mimpi adalah anda harus bisa mengatur waktu yang ada.(EA)

Rasulullah (S.A.W.) pernah bersabda: "Ada dua kenikmatan yang membuat banyak orang terpedaya yakni nikmat sehat dan waktu senggang." (HR. Bukhari)

Depok 04 maret 2007


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Saya Tidak Punya Waktu..

langkah Awal Menggapai mimpi

Perjalanan panjang pasti dimulai dengan Langkah awal. Semua kejadian, hal, kebiasaan, peristiwa, dan lain-lain, pasti bermula pada langkah awal yang telah kita perbuat. Dalam menentukan pilihan pun sebenarnya kita telah menentukan langkah awal dalam pilihan yang kita pilih. Karena ketika kita dihadapkan pada dua atau lebih piliha, pilihan-pilihan itu seakan-akan sedang menunggu Anda untuk menginjakan kaki di masing-masing pilihan tersebut.

langkah awal untuk menggapai mimpi adalah keinginan dari dalam diri untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik dan berani melakukan changes management untuk bisa terus beradaptasi dengan adanya perubahan di semua sektor diri.

awal dari langkah mewujudkan mimpi-mimpi itu adalah dengan memiliki sebuah pribadi yang baik. membuka mata hati demi sebuah cita-cita, melangkah pasti dengan usaha semaksimal mungkin, dan tetapkan satu pilihan untuk satu kemungkinan sebagai satu tujuan kehidupan kita, ingin rasanya memiliki segalanya dan semua anugrah dimana kita bisa melakoni jati diri kita sampai puas, senang bahagia hingga tuntas dan akhirnya kita harus pulang ke
kehidupan yang abadi nanti.

Dari hidup yang sekarang ini mari bersama-sama berjalan sedikit demi sedikit walaupun sudah berulang kali terjungkir balik, mari kita menentukan satu titik dan kita lakukan yang terbaik, kita ketatkan tekad dan niat agar bisa melesat sukses, dengan awal membangun pribadi diri kita sebagai dasarnya.

Dimana kita bisa menemukan pribadi diri kita jika kita bisa membuat diri sendiri berharga. Bagaimana kita untuk bisa menjadikan diri ini menjadi berharga ? yang pertama kita harus mengenali diri kita sendiri, Untuk mengenali diri kita sendiri ada beberapa hal yang bisa kita perhatikan

* Merenung untuk apa kita dan semua manusia di muka bumi ini di ciptakan
* Mengenali potensi pada diri kita
* Menyadari kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kita
* Berupaya menggunakan hati nurani kita sebagai pelita hidup
* Mampu melakukan instropeksi di setiap waktu
* Mampu menempatkan diri baik secara vertical ataupun horizontal

beberapa hal yang harus dilakuakan dalam menggapai mimpi

memiliki prinsip hidup yang kuat, dalam hal ini kita harus betul-betul memahami bahwa prinsip hidup itu penting, pasti orang hidup semua memiliki prinsip bukan?, dalam menentukan sebuah prinsip hidupkita kita harus memiliki pandangan bawasannya hidup baru bisa bermakna jika berharga bagi orang lain dan diri kita, dan tidak lupa pula bahwa tanpa campurtangan tuhan YME kita tidak bisa berbuat apa-apa, juga berusaha mendapatkan rejeki yang halal, tanpa di lupakan kita harus bisa menjadi manusia yang mudah memberimaaf.

memiliki pribadi yang menarik, dimana kita bisa menghargai orang lain dalam hal apapun termasuk pendapat, berpenampilan yang menarik, mampu menampilkan kesan pertama yang baik itu juga sangat penting, point ini juga penting yaitu tidak terlalu merendahkan diri di depan siapapun dan tetap menjaga sopan santun.

jujur dan mampu menyikapi segala perubahan secara positif, jujur pastinya semua sudah tau kan ? jujur itu adalah modal awal kita untuk meraih mimpi serta pribadi sukses kita , perubahan selalu ada yang positif dan negative dan setiap perubahan itu tidak akan memuaskan semua pihak, kuncinya bagaimana menyikapi segala perubahan tersebut adalah secara positif pasti
akan membawa kebahagian hidup dan sebaliknya negative tentu akan membawa sengsara kali ya ? .

berani mengambil resiko, hidup ini penuh dengan resiko kegagalan adalah awal dari kesuksesan, kita perlu sekali menghilangkan rasa takut terhadap kegagalan itu, hadapi resiko dengan penuh perhitungan dan pertimbangan, untuk meminimalkan resiko kita hendaknya bisa merencanakan kegiatan dengan cermat karena tidak ada kegiatan yang tidakmengandung resiko, maka jika
ingin maju hadapilah resiko, karena orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak pernah berbuat sesuatu atau tidak pernah mau ambil resiko

Dan yang terahir adalah menjaga kesetabilan semangat kerja. Potensi diri seseorang baru akan bisa di rubah menjadi karya jika di sertai semangat yang tinggi untuk menjaga kestabilan tersebut kita harus mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perasaan kita, menurut saya kekecewaan seseorang adalah factor utama yang bisa menurunkan semangat kerja, dan semangat kerja harus muncul dari dalam diri kita secara continyu, niat kerja untuk ibadah,
mengelola rasa kecewa, ingin bermanfaat bagi orang lain, dan menyeimbangkan hak dan kewajiban adalah point-point untuk mempertahankan semangat kerjakita.

Dari kepribadian di atas bisa kita terapkan untuk Langkah awal menggapai mimpi tersebut, dan juga tidak lupa bahwa sebenarnya banyak cara untuk kita menggapai impian kita. Setelah kita memiliki pribadi yang semangat selanjutnya kita tinggal melangkah menggapai mimpi kita, janganlah puas atau berbangga hati setelah memiliki segalanya kita terus mencari tepuk tangan
atas karya keringat anda, karena itu akan membuat anda menjadi ponggah atau
sombong

"langkah awal adalah penentu berhasil tidaknya langkah selanjutnya"

"lebarkan sayap dan terbanglah yang tinggi, Gapailah mimpi"

4 Maret 2008


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - langkah Awal Menggapai mimpi

Karena Saya Masih Bodoh, Maka Saya akan terus belajar

Karena Saya Masih Bodoh, Maka Saya akan terus belajar

DALAM mengarungi hidup ini kita pasti menghadapi berbagai macam orang dan berbagai macam situasi. Orang yang mengosongkan dirinya dari sebutan sudah pintar atau sudah pandai, pastilah akan mampu mengambil manfaat dari orang lain atau pun berbagai situasi. Ibaratnya, segala hal akan menjadi ilmusehingga ia benar-benar orang yang beruntung karena terus berubah lebih baik dari ebelumnya.

Kepekaan akan ilmu muncul dari hati yang bersih. Orang yang iri dan dengki, segala hal bisa menjadi masalah bukan menjadi ilmu. Orang yang minder pun demikian, ilmu seolah tertutup baginya karena sungkan dan segan. Orang yang sombong apalagi, semua hal akan dianggapnya sepele atau kurang se-level dengan dirinya sehingga tak membuatnya tergerak.

Sebenarnya apa yang sangat berbahaya bagi kita adalah terkotorinya hati sehingga pikiran menjadi redup dari ilmu. Bayangkan, segala hal yang seharusnya menjadi ilmu malah bisa sebaliknya, menjadi bencana. Orang-orang yang miskin ilmu akhirnya kerap menghadapi stres. Lalu, ketahuilah bahwa stres termasuk keadaan yang paling berpotensi membawa kematian.

Apakah hari ini hati kita telah terbuka pada ilmu. Mau mendengarkan pendapat dan penjelasan orang lain, mau membaca buku yang ditulis oleh orang lain, atau mau sejenak memperhatikan anak-anak dan belajar dari mereka? jika semua fenomena itu tidak dapat menjadi ilmu, tetapi malah dianggap masalah. Kita tentu tidak mau dibuat stres oleh masalah yang kita sendiri
merasa bingung untuk memecahkannya.

sahabat bagaimana membersihkan hati itu? Berlakulah selalu bagaikan gelas yang kosong. Dengan demikian, kita siap diisi dan mengisi hidup ini dengan ilmu. Namun sebaliknya, lihatlah gelas yang setengahnya berisi dan setengahnya lagi kosong (gelas yang berisi hanya setengah). Dengan demikian, kita telah mengeset pikiran untuk selalu berpikir positif. InsyaAllah, hati
akan tetap terjaga dari kekotoran nafsu duniawi yang salah satunya menginginkan kita menjadi orang yang merasa pintar.

Ilmu memang sudah selayaknya berbanding lurus dengan datangnya masalah agar kita selalu siap mencari solusinya. Bagaimana kalau masalah ternyata jauh lebih banyak daripada ilmu yang kita miliki? Maka, pada saat itulah masalah menjadi tidak terkendali dan melahirkan masalah baru yang lebih rumit serta pelik.

Rekan sahabat sekalian hendaknya kita tidak berleha-leha dalam menuntut ilmu, apalagi menyepelekannya. Orang sukses yang tidak tamat SD (Sekolah Dasar) pun, pastilah ia menggunakan ilmu. Jadi, jangan melihat orang yang gagal sekolah dan menjadi sukses sebagai orang yang mengesampingkan ilmu. "Ah, dia saja tidak sekolah bisa sukses. Lalu, ngapain sekolah?" Bukan sekolah atau tidaknya yang penting, tetapi bagaimana ikhtiar mencari ilmu
itu dilakukan dengan atau tanpa melalui sekolah.

Bagian dari sukses seseorang adalah kemampuan dia keluar dari masalah dan mengatasinya. Setiap masalah pasti ada kiat atau ilmu untuk memecahkannya yang biasa kita sebut solusi. Jadi, tidak mungkin tanpa ilmu, sebuah masalah dapat diatasi dan tidak mungkin tanpa ilmu, sebuah sukses akan diraih.

Karena masalah terus datang silih berganti, mustahil seseorang dapat bertahan tanpa terus belajar. Apa yang membuat kita mundur dalam suatu urusan karena kita mulai alergi terhadap proses belajar. Belajar dianggap membuang waktu dan tidak efektif. Akibatnya, masalah cukup diselesaikan saja oleh orang lain yang dibayar untuk itu.

Orang lain yang mendapat uang plus juga mendapat ilmu sehingga untung dua kali. Adapun kita yang sudah membayar, hanya mendapat satu keuntungan bahwa masalah kita diselesaikan orang lain tanpa kita tahu bagaimana cara menyelesaikannya.

Orang yang berhenti belajar berarti sudah selesai dengan urusan memperbaiki dirinya. Padahal, ujian dari Allah tidak akan pernah selesai selama seorang hamba masih menghirup nafas di dunia ini. Oleh karena itu, tanpa belajar terus-menerus, seseorang tidak akan mungkin mampu mengatasi semua masalah hidupnya.

jadimari tetap terus belajar, karena saya masih kurang ilmu dibanding anda, maka saya akan terus belajar, dan belajar, jangan malu belajar, walau belajar dengan anak-anak, karena ilmu berada dimana-mana, ilmu tidak hanya kita dapat di sekolah, atau pendidikan formal. semoga kita akan tetap terus belajar, belajar untuk hidup, belajar menjadi sukses, dan belajar untuk
terus bisa belajar. (EA)

"Karena saya masih bodoh, maka saya akan terus belajar"

"Jangan menjadi gelas yang penuh untuk belajar, sisakan sedikit kekosongan
untuk pelajaran yang lain"

~= Depok, february 2008 =~


--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Karena Saya Masih Bodoh, Maka Saya akan terus belajar

Bermental juara

Sering kali kita melihat sahabat yang tidak mempunyai semangat untuk ingin mendapatkan sesuatu yang lebih baik atau mempunyai standar yang rendah bagi dirinya sendiri. Hal tersebut merupakan menjadi kendala kesukseksan diri pada kita terutama di masa dewasa atau dapat dikatakan tidak mempunyai mental juara. Mempunyai mental juara tanpa perlu menjadi ambisius bukanlah sesuatu yang instan. Ada proses pembiasaan yang perlu dilakukan sejak dari
saat ini.

Bermental juara tidak hanya merujuk pada kita yang mampu memenangkan kompetisi atau lomba tertentu. kita bisa dikatakan bermental juara pada saat kita berhasil melakukan apa yang seharusnya dia lakukan. Seringkali makna juara yang seperti ini kurang disadari oleh kita

Cara yang dapat ditempuh untuk memiliki mental juara ini adalah dengan mengajari diri kita untuk menghargai sekecil apapun prestasi yang kita miliki. Motivasi dan cita-cita dapat membantu kita untuk berhasil dalam setiap langkah atau apapun yang kita lakukan.

Bermental juara juga dapat berarti kita yang tangguh menghadapi segala tantangan. kita perlu ditempa untuk siap menghadapi tantangan dan menjadi kita yang mandiri. kita perlu belajar bagaimana cara memecahkan masalh dengan tepat dan bijaksana.

Bermental juara dapat berarti juga kita yang mampu menghadapi kekalahan. Dalam hidup, seseorang tidak selalu menghadapi keberhasilan tetapi juga dalam saat-saat tertentu menghadapi kegagalan atau ketidakmulusan. Di sini kita perlu belajar bahwa diperlukan usaha untuk mengatasi ketidakberhasilan.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pembentukan mental juara antara lain:
-menjadi mandiri, tidak tergantung pada orang lain.
-menjadi percaya diri dalam melakukan segala sesuatu.
-kita tidak cepat putus asa dan mau mencoba lagi apabila mengalami
kegagalan.
-menjadi pribadi yang terbiasa memecahkan masalah.

Aspirasi vs Ambisi

Konsep membentuk mental juara bukanlah dengan menuntut kita untuk selalu menjadi juara. harus hati-hati agar memotivasi kita tidak dilakukan dengan cara memaksa. Seringkali kita merasa bangga saat diri kita memenangkan sesuatu, sehingga yang dikejar adalah hasil, bukan proses. Hal tersebut yang bisa menciptakan kita ambisius, di mana kita hanya akan berorientasi pada pencapaian hasil. Apabila kita memahami pentingnya proses maka akan tercipta aspirasi di dalam diri kita. kita yang memiliki aspirasi akan terinspirasi dan termotivasi untuk senantiasa melakukan yang lebih baik lagi.

Pada diri kita yang ambisius, kita akan sangat keras berusaha mencapai sesuatu akan tetapi di lain pihak kita akan cepat puas dan bangga pada yang diperolehnya dan berhenti hanya sampai di situ. Berbeda dengan aspirasi yang bersifat jangka panjang dibanding ambisi. Hal terpenting bukanlah menjadi juaranya, tetapi bagaimana usaha kita untuk mencapainya. kita tidak harus
selalu menjadi juara, tetapi menjadi lebih baik dari yang dia lakukan selama ini. Sehingga kita lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan.

Mental juara dapat dibentuk dan dilatih sejak saat ini, terutama begitu kita mulai berinteraksi dengan dunia sekitarnya.dalam hal ini lingkungan sosial amat berpengaruh. Berikut ini tahap perkembangan dalam melatih mental juara:

- Awal kehidupan kita ditandai dengan adanya trust (percaya) dan mistrust
(ketidakpercayaan).
Trust atau rasa percaya menunjukkan adanya perasaan kenyamanan fisik dan sedikit rasa takut. Trust pada diri kita membentuk harapan dalam kehidupan bahwa dunia ini merupakan tempat yang nyaman. Jika kita tidak merasa nyaman dengan lingkungannya maka yang berkembang adalah rasa mistrust. Dalam membentuk mental juara dan memotivasi kita harus mementingkan kenyamanan dan kebahagiaan jangan sampai kita merasa terpaksa dan tidak enjoy terhadap apa yang dilakukannya.

1. Pada tahap awal ditandai dengan autonomy (otonomi atau kebebasan pribadi), shame (rasa malu) dan doubt (ragu-ragu).

Pada masa ini kita mulai menemukan dan mengembangkan tingkah laku. Jika kita diberi kesempatan untuk mencoba maka akan muncul otonomi. Tetapi jika kita banyak diarahkan dan dilarang maka kita akan menjadi kita yang pemalu atau ragu-ragu. Pada usia ini cukup ideal untuk melepas kita memecahkan masalahnya sendiri, yang merupakan salah satu cara membentuk mental juara.

2. Pada masa tahp selanjutnya dengan initiative (inisiatif) dan guilt (rasa
bersalah).

kita belajar untuk bertanggungjawab atas berbagai hal, Berkembangnya rasa tanggung jawab akan menanamkan rasa inisiatif pada kita. Sebaliknya akan muncul kita yang memiliki rasa bersalah dan cemas karena tidak memiliki rasa tanggung jawab dan tidak diberi kesempatan untuk mandiri. Pengalaman dari lingkungan akan menjadikan kita memiliki rasa percaya pada dunianya, mandiri, penuh inisiatif, dan siap menghadapi apapun dalam dunianya. Hal-hal
inilah yang merupakan esensi mental juara.

Dalam membentuk mental juara serta memotivasi diri ada beberapa hal yang perlu diwaspadai yaitu jika kita sering menjadi juara:
-kita yang selalu atau sangat sering menjadi juara kerap menjadi lebih down
ketika mengalami kegagalan. Terlebih lagi jika orang-orang di sekitarnya
bersifat menyalahkan, kita bisa merasa tidak berharga dan tidak dicintai
lagi karena sudah gagal. Hal tersebut yang biasanya terjadi apabila
lingkungan kita lebih mengutamakan hasil daripada proses, akibatnya
penghargaan diri kita menjadi relatif rendah.

-Munculnya sifat angkuh atau sombong pada diri kita yang sering menjadi juara. Sekecil apapun pencapaian kita perlu dihargai. Di sisi lain apa yang menjadi kelemahan atau kekurangan kita perlu dievalusi dan dicari solusinya. Pujian maupun evaluasi hendaknya diberikan secara proporsional. Dengan demikian kita tidak menjadi sombong tetapi masih mau berusaha untuk lebih baik di kesempatan yang akan datang.

- Adanya sifat individualis kita perlu dihindari ketika menanamkan mental juara. kita bermental juara justru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. kita yang menghargai dirinya sendiri berdasar proses, biasanya juga akan menghargai orang lain. kita perlu belajar memahami siapa dirikita, mengetahui kita akan bisa mandiri tanpa melupakan hakikatnya sebagai makhluk
sosial.


Mental juara pada kita dapat dibentuk atau dilatih oleh siapapun, termasuk diri kita yang pernah gagal atau tidak terlalu sukses. Apabila orangtua bisa memiliki kepribadian yang positif dan memiliki motivasi serta keinginan untuk mengembangkan kitanya dalam lingkungan yang sehat dan tidak ada paksaan, diharapkan kita bisa tangguh menghadapi tantangan dan mempunyai
mental juara karena setiap kita mampu menjadi juara.(EA)
- Lagi Sibuk audit -
Mon Mar 3, 2008 1:26 am
--
Best Regard
Erwin Arianto,SE
READ MORE - Bermental juara